Bawaslu Kabupaten Jembrana saat luncurkan program Beraksi yang ditandai dengan penanaman pohon manggis di halaman kantor, Jumat (6/2). (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana resmi meluncurkan program Beraksi (Bersama Rakyat Aktif Awasi Pemilu), Jumat (6/2).

Peluncuran program tersebut ditandai dengan penanaman pohon manggis di halaman belakang Kantor Bawaslu Jembrana. Kegiatan dihadiri Ketua dan anggota Bawaslu Jembrana, Ketua KPU Jembrana, sejumlah pemangku kepentingan, serta Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Putu Agus Tirta Suguna.

Ketua Bawaslu Jembrana, Made Widiastra mengatakan program Beraksi merupakan upaya membangun kepedulian jajaran pengawas pemilu terhadap masyarakat, lingkungan, serta pengawasan pemilu yang berintegritas.

Menurutnya, aksi penanaman pohon manggis dipilih sebagai simbol nilai kejujuran. “Buah manggis diyakini sebagai simbol kejujuran. Harapannya, dengan menanam pohon yang berintegritas, pengawasan pemilu yang kami lakukan juga berintegritas. Ini menjadi persembahan Bawaslu Jembrana,” ujarnya.

Baca juga:  Paguyuban Sopir Banjar Gelumpang Tolak Transportasi Online

Widiastra menambahkan, pasca tahapan pemilu, Bawaslu Jembrana tetap aktif melakukan pengawasan, khususnya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) bersama KPU Jembrana. Selain itu, pihaknya juga melakukan konsolidasi demokrasi serta pendekatan dengan berbagai tokoh dan elemen masyarakat di Jembrana.

Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Widiastra mengakui hal tersebut berdampak pada aktivitas kelembagaan. Namun demikian, Bawaslu Jembrana tetap berupaya menjalankan program dengan optimal.

“Untuk kegiatan peluncuran ini kami urunan, tidak ada anggaran khusus. Efisiensi jelas berdampak, termasuk tidak lagi menggelar pertemuan yang menghabiskan anggaran. Sekarang lebih banyak dilakukan secara daring,” katanya.

Baca juga:  Anggota Polri Tidak Netral Agar Laporkan Propam

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Putu Agus Tirta Suguna, mengapresiasi peluncuran program Beraksi yang diinisiasi Bawaslu Jembrana. Ia berharap program tersebut mampu mengedukasi masyarakat agar turut berperan aktif dalam pengawasan pemilu.

“Penanaman pohon ini sangat positif. Area belakang kantor yang sebelumnya terlihat kumuh kini menjadi lebih tertata dan hijau. Selain memberi kesejukan, ini juga sejalan dengan instruksi pusat agar Bawaslu turut menjaga lingkungan di wilayah kerjanya,” ucapnya.

Baca juga:  376 SPPI Ikuti Pendidikan Dasar Militer di SPN Polda Bali

Agus Tirta juga mengingatkan jajaran Bawaslu untuk senantiasa menjaga marwah lembaga, khususnya di masa non-tahapan pemilu. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga dan para pemangku kepentingan.

“Marwah kelembagaan harus dijaga. Banyak persoalan yang muncul justru berasal dari internal. Karena itu, keharmonisan internal dan hubungan dengan stakeholder harus terus dipelihara,” pungkasnya. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN