Angin kencang yang terjadi, Minggu (1/2), menyebabkan bencana pohon tumbang di Kecamatan Dawan, Klungkung. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem masih melanda wilayah Kabupaten Klungkung. Angin kencang yang terjadi, Minggu (1/2), menyebabkan dua pohon kelapa tumbang di Kecamatan Dawan. Akibatnya, satu unit mobil milik warga di Banjar Kawan, Desa Paksebali, mengalami kerusakan.

Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 12.31 WITA di Desa Paksebali. Sebatang pohon kelapa tumbang dan menimpa bangunan garase mobil milik warga. Selain merusak garase, satu unit mobil minibus juga mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca juga:  Dampak Gempa, Belasan Warga di Desa Ban Alami Luka Ringan hingga Berat

Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada, mengatakan laporan diterima dari masyarakat melalui WhatsApp Group Klungkung Tangguh Bencana. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung turun melakukan evakuasi.

“Korban jiwa nihil, namun kerugian material berupa satu unit garasi rusak berat dan satu unit mobil mengalami kerusakan,” ujar Putu Widiada.

Penanganan dilakukan oleh TRC BPBD Klungkung bersama personel Kodim 1610 Klungkung dan masyarakat setempat. Evakuasi menggunakan satu unit mobil rescue BPBD Klungkung dengan dua unit gergaji mesin. Pohon tumbang berhasil ditangani.

Baca juga:  Parkir, Mobil di Samplangan Tertimpa Pohon

Selanjutnya, sekitar pukul 13.25 WITA, pohon kelapa kembali tumbang di Desa Sulang, Kecamatan Dawan. Pohon tersebut menghalangi akses lalu lintas di ruas Jalan Sulang–Gunaksa. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

Tim gabungan dari TRC BPBD Klungkung, Kodim 1610 Klungkung, Polres Klungkung, PLN, serta masyarakat sekitar langsung melakukan evakuasi. Akses jalan yang sempat terganggu kembali normal setelah pohon berhasil dipotong dan dipindahkan.

Baca juga:  Sejumlah Rumah di Anturan Terdampak Banjir Bandang

Dengan adanya dua kejadian pohon tumbang tersebut, Putu Widiada mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang masih berpotensi terjadi di wilayah Klungkung. (Sri Wiadnyana/denpost)

BAGIKAN