Personel Polsek Mengwi melakukan pengaturan arus lalu lintas seiring meningkatnya aktivitas masyarakat jelang Nyepi dan Idul Fitri. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Hujan lebat disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor masih terjadi di Bali. Cuaca ekstrem ini tidak menutup kemungkinan terjadi saat perayaan Nyepi. Oleh karena itu, Polres Badung akan menerapkan prosedur kedaruratan jika terjadi bencana alam.

Terkait dengan potensi terjadinya bencana alam saat perayaan Nyepi, PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Jumat (13/3), menyampaikan, pada prinsipnya polres dan polsek jajaran telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti BPBD, TNI, pemerintah daerah, serta unsur pecalang di masing-masing desa adat. Tujuannya, memastikan penanganan cepat apabila terjadi situasi darurat saat pelaksanaan Nyepi.

Baca juga:  Zodiak dan Kebiasaan Tidak Sehat yang Perlu Dihentikan

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan bersama, mengingat saat Nyepi aktivitas masyarakat dibatasi. Jika terjadi bencana alam atau kondisi darurat yang mengancam keselamatan masyarakat, maka penanganan tetap dapat dilakukan sesuai prosedur kedaruratan yang berlaku dengan tetap menghormati nilai-nilai dan kearifan lokal pelaksanaan Nyepi.

“Secara teknis di lapangan, Polres Badung menyiagakan personel yang terlibat dalam operasi pengamanan Nyepi. Petugas juga tetap menjalin komunikasi dengan pecalang dan aparat desa setempat sehingga apabila terjadi bencana, koordinasi evakuasi atau penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan terarah,” ujarnya.

Baca juga:  Hujan dan Potensi Angin Kencang Masih Melanda, Cek Prakiraan Cuaca Bali 9 Januari 2026

Selain itu, Polres Badung memastikan jalur komunikasi dengan instansi penanggulangan bencana tetap aktif selama pelaksanaan Nyepi. Dengan sinergi tersebut diharapkan apabila terjadi situasi darurat, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan tetap menjaga kondusivitas wilayah serta menghormati pelaksanaan hari raya Nyepi.

Di tempat terpisah, Kapolsek Mengwi, Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa menghadiri kegiatan rapat koordinasi (rakor) pengamanan menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Rabu (11/3).

Pada kesempatan tersebut, Kompol Rai menyampaikan, pengamanan akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait, termasuk aparat desa dan pecalang. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Baca juga:  Revitalisasi Pasar Umum Sukawati Dikebut, 900 Lebih Pedagang Direlokasi

“Kami berharap tercipta koordinasi yang baik antar instansi sehingga pelaksanaan pengamanan hari raya Nyepi maupun Idul Fitri dapat berjalan maksimal serta situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Mengwi tetap kondusif,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Abiansemal ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan toleransi antarumat beragama. Dengan demikian, perayaan kedua hari raya besar tersebut dapat berlangsung dengan penuh kedamaian. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN