Rumah jabatan Bupati Bangli di Jalan Lettu Kanten, Bangli. (BP/istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli segera membangun ulang rumah jabatan (rumjab) Bupati Bangli. Fasilitas yang akan dibangun di atas lahan seluas 50 are itu, dirancang menelan anggaran lebih dari Rp29 miliar.

Pembangunan rumah jabatan bupati yang baru akan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, Sikut Satak. Desainnya akan mencerminkan arsitektur Bali khas Bangli, lengkap dengan fasilitas seperti Bale Ancak Saji, Bale Pertemuan, Bale Paon, Bale Kerta Pengajahan, Bale Munjungsari, Merajan, Bale Gedong, Tugu dan lainya.

Baca juga:  Bangun Desa Adat, Gubernur Koster Tuai Apresiasi Anggota DPR RI

Untuk mematangkan rencana pembangunan fasilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangli telah menggelar Forum Group Discussion (FGD) di Ruang Rapat Bupati, Sabtu (24/1). FGD tersebut menghadirkan tokoh puri Bangli, Ketua MDA Bangli, Seniman ukir kayu dan paras, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta menegaskan pembangunan ini adalah wujud nyata dari upaya pemerintah daerah dalam menghargai dan melestarikan budaya Bali. Inisiatif pembangunan rumah jabatan dengan konsep sikut satak ini bukan hanya menjadi simbol kebanggaan daerah, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga tradisi lokal. “Dengan menggunakan Sikut Satak, kami ingin rumah jabatan ini menjadi contoh bagi pembangunan lainnya di Bangli, sekaligus menjadi warisan budaya untuk generasi mendatang,” ujarnya dalam FGD tersebut.

Baca juga:  Galungan Identik dengan Lawar, Cek 4 Jenis yang Biasa Dikonsumsi

Pemkab Bangli berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proyek pembangunan ulang Rumah Jabatan Bupati.  Sebagaimana yang diketahui pembangunan ulang rumah jabatan bupati Bangli dilakukan karena alasan kondisi rumah jabatan saat ini sudah mengalami banyak kerusakan.

Sebagaimana yang disampaikan Kabag Umum Setda Bangli I Putu Gede Surya Pujawan belum lama ini, banyak bagian bangunan rumah jabatan bupati telah keropos dan atap yang terus bocor meski sudah berulang kali diperbaiki.

Baca juga:  Tahun Ini, Jalan Putus di Dusun Serai Segera Ditangani

Sebagai tahap awal pembangunan pembangunan rumah jabatan yang baru, Pemkab segera membongkar bangunan lama. Pembongkaran mencakup bangunan utama hingga deretan rumah dinas pejabat OPD di bagian belakang yang sudah lama tidak termanfaatkan. (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN