Salah satu rumah warga di Desa Sidakarya yang terdampak angin puting beliung. (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Angin puting beliung menerjang Denpasar, khususnya kawasan Desa Sidakarya, pada Rabu (21/1) dini hari. Hal tersebut membuat sejumlah rumah hingga palinggih warga Sidakarya terdampak.

Genteng-genteng terlihat berserakan di Jalan Utama Sidakarya yang mulai dibersihkan oleh warga yang dibantu oleh petugas BPBD, kepolisian hingga aparat desa setempat. Salah seorang warga yang terdampak saat ditemui di rumahnya, AA Ari Krisna menuturkan, angin kencang menerjang sekitar pukul 02.00 WITA.

Baca juga:  Hampir 2 Pekan Dijadikan Jalur Alternatif Denpasar-Gilimanuk, Banyak Jalan di Bajera Rusak

Ia sempat keluar melihat kondisi namun pada akhirnya memilih masuk rumah kembali mengingat angin cukup kencang.

Pohon kamboja yang ada di halaman rumahnya pun dikatakannya tumbang. Selain itu, atap spandek yang beterbangan pada jatuh di merajannya dan merusak palinggih. “Spandek terbang dari arah selatan, katanya spandek garasi mobil dari Jalan Pendidikan, jadi lumayan jauh terbang ke sini,” ungkapnya.

Selain palinggih di merajannya yang rusak akibat ditimpa spandek, dua rumah juga menjadi korban, dimana gentengnya beterbangan hingga rumah menjadi bocor. Tak hanya itu, listrik di tempatnya juga padam, bahkan hingga pukul 10.00 Wita belum menyala.

Baca juga:  Belasan WNA Diproses Hukum di BNNP Bali

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kadis Sosial, jajaran Kecamatan Denpasar Selatan kata dia telah melakukan peninjauan. “Pak Wakil mengatakan pemerintah siap membantu penanggulangan pascabencana, perbaikan bangunan rumah, berkoordinasi dengan Desa Sidakarya,” paparnya.

Dirinya pun akan menanyakan mekanisme perbaikan ke kantor desa dan selanjutnya dari kantor desa akan diajukan ke Pemerintah Kota Denpasar. Dari kejadian ini, Gung Krisma memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Sulit, Saring Wisatawan Berlibur ke Bali
BAGIKAN