
SINGARAJA, BALIPOST.com – Ruas jalan Singaraja-Denpasar, tepatnya di Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng banjir karena hujan pada Minggu (11/1).
Hujan lebat mengakibatkan banjir cukup tinggi di depan pintu gate Bali Handara, sehingga arus lalu lintas sempat terhambat.
Menurut Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, personel Polres Buleleng melakukan penanganan dengan mengatur arus lalin yang tersendat. Kegiatan berlangsung sejak pukul 16.00 WITA.
Ia menyebut personel Satlantas dibawah kendali Kasatlantas Polres Buleleng AKP Bachtiar Arifin turun langsung mengatur arus lalin. “Personel Satlantas melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi yang tergenang air, membantu masyarakat yang kesulitan melintas, bahkan menggendong warga agar dapat melewati genangan dengan aman,” ungkapnya.
Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan himbauan kamseltibcarlantas kepada para pengendara agar berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan tetap aman saat melintasi genangan air. Arus kendaraan diatur secara bergantian guna mencegah kendaraan mogok dan menghindari potensi kecelakaan lalu lintas.
Menurut Iptu Yohana, kehadiran polisi di tengah masyarakat saat kondisi darurat merupakan bentuk nyata pelayanan Polri. “Kami berharap masyarakat tetap merasa aman dan nyaman saat melintas, serta tidak terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah terdampak genangan air,” jelasnya.
Ia mengatakan untuk saat ini, lalu lintas di ruas Jalan Singaraja–Denpasar terpantau aman dan kondusif. Warga dikatakan bisa melintas walaupun kondisi cuaca kurang bersahabat.
Polres Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya di musim hujan serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (Nyoman Yudha/balipost)










