
SINGARAJA, BALIPOST.com – Upaya penataan wajah Kota Singaraja terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng memastikan akan kembali memasang sebanyak 44 titik Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (LPJU TS) di sepanjang Jalan Dewi Sartika Utara-Selatan hingga Jalan Letkol Wisnu. Untuk program ini, Pemkab Buleleng menyiapkan anggaran sekitar Rp2,4 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan AP, dikonfirmasi Jumat (9/1), menjelaskan pemasangan LPJU TS ini merupakan bagian dari dukungan terhadap visi dan misi bupati-wakil bupati Buleleng, khususnya dalam penataan kawasan perkotaan. Penataan difokuskan pada kawasan Jalan Dewi Sartika dan Jalan Letkol Wisnu yang kini semakin ramai aktivitas masyarakat.
“Penataan akan dilakukan di Jalan Dewi Sartika bagian utara dan selatan, termasuk Jalan Letkol Wisnu. Kawasan ini sudah cukup padat dan juga berkembang menjadi ruang publik serta tempat berkumpulnya anak-anak muda,” ujarnya.
Gunawan mengungkapkan, penyedia LPJU TS masih menggunakan vendor yang sama seperti sebelumnya. Setiap satu paket LPJU TS dibanderol sekitar Rp58 juta, lengkap dengan garansi hingga lima tahun yang mencakup seluruh risiko. Hal ini dinilai memberi jaminan kualitas dan keberlanjutan pemanfaatan lampu penerangan jalan tersebut.
Menurut rencana, proses pergantian dan pemasangan LPJU TS akan mulai dilaksanakan pada Juni 2026, bertepatan dengan pembangunan titik nol Kota Singaraja. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat penataan kawasan pusat kota secara terpadu.
Selain mendukung estetika kota, penggunaan LPJU TS juga memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran daerah. Dengan beralih ke tenaga surya, Pemkab Buleleng tidak lagi dibebani biaya listrik bulanan. “Awalnya pembayaran listrik bisa mencapai sekitar Rp15 juta per bulan. Sekarang, karena sudah menggunakan tenaga surya, biaya itu bisa dihemat,” ungkapnya.
Lampu-lampu LPJU TS lama yang diganti nantinya tidak akan dibuang. Dishub Buleleng berencana memanfaatkan kembali lampu tersebut untuk dipasang di desa-desa yang masih membutuhkan penerangan jalan. Sejumlah desa disebut sudah mengajukan kebutuhan LPJU untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
Ke depan, penataan penerangan jalan tidak hanya difokuskan pada dua ruas jalan tersebut. Pemkab Buleleng juga merancang pemasangan LPJU TS di pintu-pintu masuk Kota Singaraja, baik dari sisi timur di Kelurahan Penarukan maupun dari sisi barat di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. “Kalau ada dukungan anggaran, pintu-pintu masuk Kota juga akan ditata,” tutupnya. (Nyoman Yudha/balipost)









