
NEGARA, BALIPOST.com – Aparat Kelurahan Gilimanuk menertibkan enam anak terlantar yang berada di depan Kafe Bosky, Lingkungan Asih, Kelurahan Gilimanuk, Rabu (7/1) pagi. Petugas kelurahan menerima laporan sekitar pukul 07.30 Wita keberadaan sekelompok anak punk yang bermalam di lokasi tersebut.
Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tonny Wirahadikusuma dikonfirmasi mengatakan, keenam anak tersebut diketahui berasal dari Jawa Timur dan tidak memiliki identitas diri maupun bekal uang saku. “Mereka tiba di Gilimanuk sekitar pukul 02.30 Wita dan bermalam di depan kafe dengan tujuan hendak ke Denpasar,” ujar Tonny.
Adapun anak-anak yang ditertibkan masing-masing berinisial P.R. (15), N.A. (13), M.Y. (16), F.D.A. (15), I.P. (22) yang seluruhnya berasal dari Surabaya, serta M.S.A.F. (22) asal Gresik, Jawa Timur.
Usai penertiban, keenam anak tersebut dibawa ke Kantor Lurah Gilimanuk untuk mendapatkan pembinaan awal. Selanjutnya, mereka diarahkan ke pos pemeriksaan KTP untuk dilakukan pendataan lebih lanjut. Petugas juga memberikan sarapan nasi bungkus sebelum mereka dipulangkan.
Setelah proses pendataan selesai, anak-anak terlantar itu dipulangkan ke daerah asal melalui Pelabuhan Gilimanuk. Proses pemulangan dilakukan dengan pengawalan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta Linmas Kelurahan Gilimanuk.
Pihak kelurahan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan anak terlantar atau kelompok serupa demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. (Surya Dharma/balipost)










