
MANGUPURA, BALIPOST.com – Setelah berhasil menggagalkan aksi ulahpati dilakukan KM (19) di Jembatan Tukad Bangkung, Senin (5/1) malam, selang beberapa jam, anggota Polsek Petang kembali menyelamatkan GJS (32) saat ingin ulahpati (mengakhiri hidup) di sana.
GJS hendak melakukan aksi nekat di jembatan tersebut, Selasa (6/1). Penyebabnya karena masalah keluarga. GJS ngaku sering dimarahi oleh orangtuanya.
Kapolsek Petang, AKP Nyoman Arnaya mengatakan awalnya ada pengaduan lewat call center Polri 110 jika ada orang mau bunuh diri. Laporan tersebut diterima Polres Badung dan diteruskan ke Polsek Petang. Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) langsung bergerak menuju Jembatan Tukad Bangkung.
Sesuai ciri-cirinya, akhirnya GJS ditemukan sedang duduk di dekat toko sebelah timur Jembatan Tukad Bangkung. “Anggota kami langsung mengamankan yang bersangkutan (GJS). Saat itu dia masih duduk,” ujar AKP Arnaya.
Selanjutnya GJS beralamat di Denpasar Barat ini dibawa ke Mako Polsek Petang. (Kerta Negara/balipost)










