Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Gede Arya Suardana. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Buleleng menambah satu unit mobil rescue khusus guna memperkuat pelayanan penyelamatan kepada masyarakat. Armada baru tersebut disiapkan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan evakuasi dan penanganan kondisi darurat non-kebakaran di wilayah Buleleng.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Gede Arya Suardana, mengatakan pengadaan mobil rescue dialokasikan melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2025 dengan pagu sebesar Rp700 juta. Proses pengadaan telah selesai dengan nilai kontrak Rp697 juta dan kini resmi menjadi bagian dari sarana operasional dinas.

Baca juga:  Australia Dukung 200 Ribu Vaksin Rabies Untuk Indonesia

Menurut Arya Suardana, penambahan armada rescue ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, kecepatan, dan keselamatan pelayanan penyelamatan.

Ia menilai intensitas kejadian yang membutuhkan respons cepat terus mengalami peningkatan, baik akibat bencana, kecelakaan, maupun evakuasi darurat lainnya.

“Tujuan pengadaan ini untuk melengkapi armada yang nantinya dimanfaatkan dalam mendukung kinerja pelayanan penyelamatan yang saat ini kuantitasnya semakin meningkat,” ujarnya, Jumat (2/1).

Ia mengungkapkan, sebelum memiliki mobil rescue khusus, Tim Reaksi Cepat (TRC) Damkar Buleleng masih mengandalkan kendaraan yang tidak dirancang untuk operasi penyelamatan. Kondisi tersebut dinilai kurang optimal dari sisi efektivitas kerja maupun keselamatan petugas.

Baca juga:  Waspada Omicron, Disiplin Prokes Ditingkatkan

“Selama ini TRC Damkar dalam pelaksanaan pelayanan penyelamatan masih menggunakan mobil panther (armada pemadam) dan mobil Innova yang sebenarnya dipakai untuk mobilitas pencegahan atau sosialisasi,” katanya.

Selain mobil rescue, Damkar Buleleng juga merencanakan penguatan armada pendukung lainnya pada tahun ini. Dua unit sepeda motor akan dimodifikasi agar dapat difungsikan untuk pemadaman kebakaran skala kecil sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengusulkan pengadaan satu unit armada pemadam kebakaran berkapasitas 3.000 liter. Usulan tersebut disertai rencana modifikasi dua unit motor trail yang telah dimiliki agar mampu menjangkau wilayah sempit dan medan sulit.

Baca juga:  Perluas Akses Literasi Hingga Pelosok, Buleleng Tambah Armada Motor Perpustakaan Keliling

“Kami juga akan memodifikasi dua motor trail yang ada saat ini untuk pemadaman skala kecil, penyelamatan, serta edukasi. Nanti akan dilengkapi selang, APAR, dan peralatan penyelamatan lainnya. Tahun ini juga kami rencanakan pengadaan satu armada damkar berkapasitas 3.000 liter,” pungkasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN