Setelah dimediasi anggota Polsek Dentim, WNA dengan sopir taksol sepakat damai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ketegangan antara warga negara asing (WNA) berinisial Sd dengan sopir taksi online (taksol), JAI di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur (Dentim), Senin (3/11) malam.

Pasalnya Sd menuding JAI mengambil HP-nya. Setelah JAI melapor ke call center 110, anggota Polsek Dentim langsung ke TKP.

Saat dilakukan pencarian ternyata HP Sd ditemukan di bawah jok tempat duduknya. “Saat itu yang bersangkutan (Sd) dalam pengaruh minuman keras atau mabuk,” kata Kapolsek Dentim Kompol Ketut Tomiyasa saat dikonfirmasi peristiwa ini, Selasa (4/11).

Baca juga:  Sedang Bersih-bersih di Balai Banjar, Sutapa Ditabrak WNA Hingga Tewas

Lebih lanjut, Kompol Tomiyasa menjelaskan dari keterangan JAI pada Senin pukul 20.30 WITA menerima order dari Sd dengan rute perjalanan dari Jimbaran menuju Ubud, Gianyar. Saat itu Sd dalam keadaan mabuk.

Dalam perjalanan, tepat di sebelah barat Pasar Biaung, Sd minta berhenti karena ingin buang air kecil. Setelah mobil berhenti, Sd lalu turun dari mobil, sementara JAI tetap berada di dalam mobil.

Baca juga:  Kerugian Proyek Biogas di Nusa Penida Capai Rp 792 Juta

Usai buang air kecil, Sd masuk ke mobil dan mengaku HP miliknya hilang. Bahkan Sd menuduh JAI telah mengambilnya.

“Karena takut atas tuduhan tersebut, JAI melapor melalui call center 110. Menerima laporan kejadian itu, anggota kami langsung ke TKP sekitar 500 meter dari Mako Polsek Dentim,” ungkapnya.

Setibanya di sana, polisi melakukan pengecekan ulang di dalam mobil dan HP milik Sd ditemukan berada di bawah jok tempat duduknya. Setelah dilakukan mediasi akhirnya masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Usai Buang Mayat PSK dalam Koper, Ini Dilakukan Tersangka
BAGIKAN