Rekaman video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang WNA mengambil uang donasi di kawasan suci Pura Budha Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. (BP/istimewa

GIANYAR, BALIPOST.com – Jagat maya dihebohkan dengan rekaman video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang warga negara asing (WNA) di kawasan suci Pura Budha Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. WNA tersebut diduga kuat mencuri uang sesari atau donasi dalam kotak yang tersedia di area pura.

​Menanggapi keresahan masyarakat, Polres Gianyar melalui Polsek Blahbatuh bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma melalui Kasi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita, Minggu (26/4)  mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah turun ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah hukum.

Baca juga:  Penganiayaan Berujung Penusukan, Pedagang Tewas

​Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan rekaman kamera pengawas, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi Jumat, 24 April 2026 Sekitar pukul 13.20 WITA.

“Benar ada peristiwa tersebut. Terduga pelaku merupakan seorang wisatawan asing yang terekam kamera CCTV mengambil uang donasi dari dalam kotak sesari,” ujar Ipda Gusti Ngurah Suardita seizin Kapolres Gianyar.

​Pihak pengelola pura melaporkan kehilangan dana. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp1.800.000. Nominal tersebut terdiri dari campuran mata uang rupiah serta beberapa mata uang asing milik wisatawan yang menyumbang sebelumnya.

Baca juga:  PHRI Minta APH Tindak Tegas WNA Tinggal di Kos-kosan

​Saat ini, kepolisian tengah melakukan pendalaman intensif untuk mengidentifikasi pelaku melalui pemanfaatan rekaman CCTV untuk melacak ciri-ciri fisik dan arah pelarian pelaku. Pengumpulan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian. Penelusuran lebih lanjut terhadap identitas terduga pelaku di kantong-kantong pariwisata.

Suardita mengimbau kepada seluruh pengelola tempat suci dan objek wisata di wilayah Gianyar untuk tidak lengah. “Kami mengimbau pengelola tempat suci maupun objek wisata untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Optimalkan sistem pengamanan melalui CCTV dan pengawasan langsung secara rutin. Hal ini penting untuk memberikan rasa aman serta menjaga citra pariwisata Bali agar tetap kondusif di mata dunia,” tegasnya.(Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Satu WNA PDP COVID-19 dari Karangasem Dirujuk ke Sanglah
BAGIKAN