
DENPASAR, BALIPOST.com – Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah elemen di Mapolda Bali dan Renon, Sabtu (30/8) sempat ricuh dan tegang.
Aksi demonstran itu untuk sementara ini belum berpengaruh terhadap situasi di kawasan wisata Sanur yang letaknya cukup dekat dengan lokasi demonstrasi. Berdasarkan pantauan di kawasan Sanur pada sore hari, situasi di sana tetap kondusif.
Chief Operating Officer Sudamala Resort Sanur, Ricky Putra, mengatakan kondisi wisatawan di Sanur biasa-biasa saja. Para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara melakukan aktivitas seperti biasanya.
Ia berharap aksi demontrasi bisa cepat selesai. “Sementara di Sudamala Resort aman, so far belum ada tamu yang check out tiba-tiba,” ujarnya.
Menurutnya, tidak adanya kepanikan atau was-was dalam diri wisatawan karena aksi demonstrasi di negara asal wisatawan dianggap biasa. “Yang kita harapkan demo tidak berlanjut. Tidak timbul kerusuhan, itu saja doa kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PHRI Denpasar, IB Gede Sidharta Putra mengatakan, pihaknya masih monitor dari teman-teman hotel di Sanur terkait kondisi terkini. “Tapi saat sekarang ini belum ada cancelation (pembatalan,red). Semoga di Bali tidak rusuh, kalau rusuh pasti terjadi banyak cancelation dan early departure alias wisman pulang lebih awal dari semestinya,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan, wisatawan tetap menikmati liburannya di cafe sepanjang Pantai Segara Ayu dan Sindhu. Wisatawan dan para pekerja di kawasan Sanur tetap beraktivitas seperti biasa.
Pedestrian di sepanjang Pantai Segara Ayu dan Sanur sore tadi cukup ramai dilalui pesepeda dan pejalan kaki. Tidak hanya wisatawan mancanegara, wisatawan domestik dan lokal juga menikmati wisata Sanur dengan berolahraga atau bermain di Pantai bersama keluarga. (Citta Maya/balipost)