Tangkapan layar - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Kakorlantas Polri, Kepala BMKG, dan Kepala Basarnas terkait Kesiapan Mudik Lebaran 2024 di Kompleks Parlemen, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube TVR Parlemen, Jakarta, Selasa (2/4/2024). (BP/Ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan melanda wilayah Indonesia secara umum pada periode mudik Lebaran 2024, 3 hingga 9 April 2024. Hal ini diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Secara umum, pada periode 3 hingga 9 April 2024 wilayah Indonesia mengalami curah hujan dalam kategori ringan hingga sedang,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Kakorlantas Polri, Kepala BMKG, dan Kepala Basarnas terkait Kesiapan Mudik Lebaran 2024 di Kompleks Parlemen, Jakarta, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (2/4).

Baca juga:  Fenomena Fase Bulan Baru, Waspadai Potensi Banjir Rob

Meskipun hujan yang diprediksi turun itu berintensitas sedang, Dwikorita mengingatkan kemunculan genangan dan banjir tetap perlu diwaspadai oleh masyarakat.

“Meski hujan intensitas sedang, itu pun dapat memunculkan permasalahan banjir ataupun genangan karena kondisi alamnya atau di situ juga ada pertemuan sungai yang mengakibatkan lebih sensitif mengalami banjir, walaupun tidak hujan lebat,” kata dia.

Berikutnya, pada periode 10 sampai 16 April 2024, BMKG memprediksi kondisi cuaca di wilayah Indonesia secara umum akan cerah hingga berawan. Lalu, sekitar tanggal 17 hingga 23 April 2024, cuaca kembali didominasi oleh hujan berintensitas ringan. “Pada 17 hingga 23 April, hujan intensitas ringan hingga sedang,” kata Dwikorita.

Baca juga:  Penganiaya Ade Armando Bukan Dari Mahasiswa

Berikutnya, ia juga menyampaikan kondisi gelombang laut pada Lebaran 2024. Secara umum, kata dia melanjutkan, ketinggian gelombang di wilayah perairan Indonesia berkisar antara 0,5 sampai dengan 1 meter atau masuk dalam kategori rendah.

Walaupun begitu, BMKG memperingatkan masyarakat bahwa di beberapa perairan tertentu, gelombang laut dapat mencapai 2,5 meter atau dalam kategori sedang. Gelombang tersebut berpotensi terjadi di beberapa perairan, seperti perairan Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, dan Selat Bali. (Kmb/Balipost)

Baca juga:  Pandemi Terkendali, Masyarakat Diminta Waspadai Mobilitas Nataru
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *