BANGLI, BALIPOST.com – Sejumlah obyek wisata di Kabupaten Bangli ramai didatangi pengunjung saat Umanis Galungan, Kamis (29/2). Salah satunya Anjungan Penelokan, Kintamani.

Berdasarkan pantauan Kamis, anjungan Penelokan terlihat ramai dibanding hari-hari biasanya. Banyak pengunjung menikmati pemandangan gunung dan Danau Batur sambil berfoto-foto.

Salah seorang pedagang makanan di Penelokan, Ketut Widamara mengungkapkan Penelokan mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak pagi. Biasanya kunjungan akan menurun sore hari. “Nanti jam 7 malam biasanya akan ramai lagi yang datang untuk foto-foto,” ujarnya.

Baca juga:  Tiga Bulan Terakhir Kunjungan Wisman ke Badung Turun, Ada Apa?

Adapun yang menjadi daya tarik wisatawan datang ke anjungan Penelokan pada malam hari karena suasananya seperti di luar negeri dengan adanya bangunan baru bergaya eropa di utara anjungan. Bangunan itu terlihat cantik dan unik dengan hiasan lampu pada malam hari.

Menurut Widamara mengatakan meski kunjungan saat umanis Galungan kemarin ramai, namun dibandingkan momen yang sama enam bulan lalu, kunjungan wisatawan termasuk sedikit. “Mungkin karena hujan-hujan,” ujarnya.

Baca juga:  Duta Wisata dan Genpi Jateng Kembangkan Desa Wisata Pelangi Bejalen Ambarawa

Hal serupa juga diungkapkan Wayan Darmi, pedagang lainnya. Kata Darmi, kunjungan wisatawan pada umanis Galungan lebih ramai dari hari biasa. “Tapi kalau dibanding sebelumnya lebih ramai saat umanis galungan enam bulan lalu,” ujarnya.

Selain di anjungan Penelokan, pengunjung juga terpantau ramai di sejumlah restoran dan kedai kopi yang ada di sepanjang jalur Penelokan. Tingginya kunjungan wisatawan ke Kintamani membuat jalur utama Kintamani padat kendaraan.

Baca juga:  Bangli Siapkan Dua Tempat Ini untuk Karantina Naker Migran

Peningkatan kunjungan wisatawan juga terjadi di Desa Wisata Penglipuran. General Manager Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarsa dikonfirmasi siang kemarin mengatakan kunjungan mulai ramai dari pukul 10. 00 WITA, didominasi wisatawan lokal. Kunjungan sempat menurun karena hujan. “Sekarang sudah di angka 3.000 wisatawan yang masuk,” kata Sumiarsa. (Dayu Swasrina/balipost)

Simak selengkapnya di video

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *