Suasana karya ngusaba kadasa di Pura Ulun Danu Batur beberapa waktu lalu (BP/Ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Karya Ngusaba Kadasa i Saka 1946-Tahun 2024 di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani Bangli, akan berlangsung pada Maret mendatang. Puncak karya jatuh pada Purnama Kadasa tanggal 24 Maret. Upacara dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua pekan hingga tanggal 8 April.

Pangemong Pura Ulun Danu Batur/Pamucuk Desa Adat Batur, Jero Gede Batur Duhuran, mengatakan bahwa berdasarkan pada Paruman Desa Adat Batur yang digelar tanggal Senin (19/2) malam, telah ditentukan jadwal (dudonan) upacara di pura terbesar di Kabupaten Bangli tersebut. Rangkaian upacara akan berlangsung 30 hari penuh sejak Tilem Kasanga, Minggu (10/3) hingga Tilem Kadasa, Senin (8/4).

Baca juga:  Dipuput 13 Sulinggih, Puncak Karya Panca Wali Krama di Pura Kehen Dihadiri Ribuan Pemedek

“Berdasarkan paruman Desa Adat Batur yang dihadiri seluruh prajuru krama Desa Adat Batur termasuk prajuru pura panawing di Desa Adat Batur, telah ditentukan rangkaian upacara Ngusaba Kadasa tahun 2024 ini. Puncaknya akan dilaksanakan pada Minggu, 24 Maret 2024, tepat pada Purnama Kadasa dengan tiga ritual penting, yakni Pepada Agung, Pucak Ngusaba Kadasa, dan Pujawali Tengahing Dalu,” katanya.

Disampaikan rangkaian karya akan dimulai pada 10 Maret 2024. Pada tanggal itu akan dilaksanakan upacara Netegang yang terdiri dari nanceb rombok, nanceb sunari, nunas tirta dan beras catur, ngeker dewasa, dan lain-lain. Selanjutnya, pada 20 Maret 2024 dilaksanakan Pujawali di Pura Kodo Gunalali.

Baca juga:  Pohon Kelapa Tumbang Hancurkan Rumah

Tanggal 22 Maret 2024 dilaksanakan Pujawali di Merajan Agung Bukitan-Bukutan. Selanjutnya, pada 23 Maret 2024 akan dilaksanakan Bakti Mainoman, Bakti Pangodal miwah Pangangsuh Ida Bhatara-Bhatari, Ngadegang miwah Mlaspas Bagia Pulakerti, serta Pepada Wewalungan.

Sehari setelah puncak upacara, yakni pada tanggal 25 Maret 2024 diadakan Pepada Penek dan Pujawali Wayon Ageng. Sehari setelahnya pada 26 Maret 2024 dilaksanakan Bakti Panganyar, Bakti Nebengin, Bakti Ngabuangin, dan Bakti Maider Gita.

“Dari tanggal 27 Maret 2024 hingga 4 April 2024 akan dilaksanakan Bakti Panganyar untuk memberi kesempatan bagi umat se-Dharma ngaturang sembah bakti (sembahyang, red),” kata Jero Gede.

Baca juga:  Bali Banyak Perairan Dangkal, Menara Suar Sangat Diperlukan

Selanjutnya, pada 5 April 2024 akan dilaksanakan Panyineban yang terdiri atas Bakti Pepranian, Nuek Bagia Pulakerti, Mralina Sampian, dan Mendem Bagia Pulakerti, serta Bakti Patingkeb. Dua hari setelahnya pada 7 April 2024 dilaksanakan palelungan ke Pura Dalem Balingkang dan pada tanggal 8 April 2024 upacara pamungkas yakni Bakti Patetami akan digelar.

Sehubungan dengan upacara Ngusaba Kadasa tahun 2024, Jero Gede Batur menginformasikan dan memberi kesempatan kepada masyarakat umat se-Dharma untuk muspa (sembahyang) di antara waktu-waktu tersebut. “Kami juga mohon dukungan dari seluruh elemen agar pelaksanaan upacara bisa berjalan aman dan lancar,” kata Jero Gede.(Dayu Swasrina/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *