Kapolres Badung, AKBP Teguh Priyo Wasono meninjau Pos Pelayanan (Posyan) Nataru di Terminal Mengwi. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Untuk memastikan kesiapan pengamanan, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Badung, AKBP Teguh Priyo Wasono meninjau Pos Pelayanan (Posyan) di Terminal Mengwi, Jumat (22/12). Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan Posyan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Kapolres Teguh didampingi Wakapolres Kompol I Made Pramasetia mengatakan, pihaknya memastikan kelengkapan peralatan keamanan dan memberi arahan ke personel untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Teguh juga mengapresiasi petugas Posyan atas dedikasi dan kedisiplinannya melaksanakan tugas.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama liburan akhir tahun. Diharapkan Posyan tersebut dapat beroperasi secara efisien dan efektif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga:  Dari Ketut Sumadhi Berpulang hingga Tarif Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Naik

Di samping itu menjaga keamanan wilayah Polres Badung selama perayaan Nataru.

Sebelumnya, Kapolres Teguh pimpin apel kesiapan Operasi Lilin Agung 2023. “Pengamanan Nataru merupakan tugas rutin yang harus kita pastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar, sebagaimana penekanan Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Teguh.

Lebih lanjut, mantan Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali ini menegaskan agar dipersiapkan utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok. Hal tersebut penting karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kemenhub RI potensi pergerakan masyarakat Tahun Baru 2024.

Baca juga:  WN Rusia Sempat Tolak Isoman Setelah Terkonfirmasi COVID-19 Dideportasi

Perayaan nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi. Oleh sebab itu dalam rangka pengamanan Nataru, Polri didukung TNI, pemerintah daerah, mitra kamtibmas dan stakeholder terkait kesiapan operasi kepolisian terpusat.

“Operasi Lilin 2023 ini dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024. Dalam operasi ini Polres Badung mengerahkan120 personel bersinergi dengan TNI serta stakeholder terkait lainnya. Personel tersebut akan ditempatkan di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan delapan Pos Pantau yang tersebar di 4 Kecamatan Kabupaten Badung,” imbuhnya.

Baca juga:  Jatuh ke Sungai, Kaki ODGJ Patah

Ditambahkannya, Polres Badung telah memetakan permasalahan kamseltibcarlantas dan kamtibmas yang harus diwaspadai. Seperti jalur lalu lintas yang menuju lokasi tempat ibadah dan objek wisata serta jalur utama yang di lintasi oleh kendaraan angkutan barang. Upaya antisipasinya yaitu akan dilaksanakan rekayasa arus lalu lintas terutama saat malam pergantian tahun.

Perwira asal Jawa Timur (Jatim) ini menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung dengan aman dan khidmat. Dilakukan deteksi dini dan preventive strike untuk mencegah pelaku teror melancarkan aksi.
“Setiap tempat ibadah disterilisasi dan libatkan ormas-ormas keagamaan dalam kegiatan pengamanan sebagai wujud toleransi beragama,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN