Personel Polsek Mengwi bersama pecalang melaksanakan pengamanan.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Perayaan Nyepi tahun-tahun sebelumnya terjadi pelanggaran yang dilakukan warga negara asing (WNA), terutama terkait larangan bepergian.

Untuk mencegah hal itu terulang lagi, tahun ini Polres Badung mengintensifkan sosialisasi dan koordinasi dengan pengelola hotel, vila, restoran, dan pengelola destinasi wisata, serta agen perjalanan agar informasi terkait aturan Nyepi disampaikan secara jelas kepada para tamu asing.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Rabu (25/2) mengatakan Polres Badung bersama jajaran polsek telah melakukan langkah-langkah preventif dan preemtif sejak jauh hari. Fokus utamanya yakni memastikan seluruh masyarakat, termasuk WNA dan wisatawan, memahami serta mematuhi ketentuan pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Baca juga:  Dari Artis Dibekuk saat Pesta Ganja hingga Pintu Masuk Internasional Bali Dibuka Lagi Februari

“Selain itu, Bhabinkamtibmas di masing-masing desa juga aktif memberikan imbauan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha pariwisata agar ikut berperan dalam menyampaikan informasi tersebut kepada tamu atau penghuni yang menginap,” ujarnya.

Polres Badung dan polsek jajaran juga telah berkoordinasi serta berkomunikasi secara intensif dengan pihak desa adat, termasuk pecalang, guna menyamakan persepsi terkait pola pengamanan saat Nyepi. Pengamanan dilaksanakan secara terpadu dengan mengedepankan peran pecalang sebagai garda terdepan di wilayah adat. Sedangkan  Polri dan instansi terkait melakukan pengawasan serta penanganan apabila ditemukan pelanggaran yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian.

Baca juga:  Ini, Cara Polres Badung Memeriahkan HUT RI

Pihaknya berharap seluruh pihak, termasuk WNA yang sedang berada di wilayah Kabupaten Badung menghormati dan menaati kearifan lokal serta aturan yang berlaku saat Nyepi. “Dengan sinergi antara aparat keamanan, desa adat, pelaku pariwisata, dan masyarakat, kami optimistis pelaksanaan Nyepi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

 

BAGIKAN