Personel Polres Badung melakukan koordinasi menjelang berakhirnya pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. (BP/ken)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Guna menjamin kelancaran dan keamanan mudik Idul Fitri, Polres Badung selain menggelar Operasi Keselamatan Agung 2026, juga melaksanakan pemetaan titik rawan kemacetan dan lakalantas. Tahun ini, upaya mengantisipasi macet dan lakalantas difokuskan di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

Terkait hasil Operasi Keselamatan Agung, Kabag Ops Polres Badung, Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana selaku Karendalops, Sabtu (14/2), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dimulai pada 2 Februari dan berakhir 15 Februari 2026. Hasil operasi cukup signifikan, terutama dari kegiatan Satgas Preemtif yang meningkat hingga 75 persen dibanding periode yang sama pada 2025.

Baca juga:  Ini Yang Dilakukan Polres Jembrana Antisipasi Warga Nekat Mudik

“Satgas Preventif melakukan tindakan kepolisian terukur yaitu ramp check terhadap angkutan umum terutama bus di Terminal Mengwi dari 2 menjadi 10 kegiatan. Astungkara cukup signifikan dan tidak ada lakalantas bus,” ujarnya.

Sementara, untuk Satgas Represif melakukan tindakan teguran sebanyak 396 lisan maupun tertulis. Selama kegiatan ini petugas juga menilang dua WNA dan 15 WNI. Namun, ada peningkatan lakalantas dibandingkan tahun lalu yaitu dari 24 menjadi 31 kasus dan satu korban meninggal.

Baca juga:  Puluhan Pengusaha Tak Merespons Terkait Pendataan Karyawan Terdampak PHK di Pantai Bingin

“Secara kuantitas menurun, tapi kualitas meningkat dimana kejadian lakalantas tersebut tidak terjadi dalam target operasi kami atau di lokasi rawan, lakalantas macet, dan blank spot,” tegas Kompol Sudarsana didampingi Kasatlantas AKP Ni Luh Tiviasih.

Terkait persiapan pengamanan arus mudik Lebaran, mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini menjelaskan, kasatlantas dan kanitlantas di polsek jajaran telah melakukan mapping. Dari tujuh lokasi rawan lakalantas, empat rentan macet, dan satu titik blank spot, pihaknya melihat ada pergeseran. Mayoritas berada di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

Baca juga:  Rebut Senpi Polisi, Pelaku Jambret Ditembak

Terkait cuaca ekstrem yang masih terjadi, Satgas Preemtif telah memasang baliho, pamflet, dan lainnya di titik rawan macet dan lakalantas. Dengan demikian, pengendara bisa lebih waspada dan hati-hati. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN