Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna saat Apel HUT ke-52 Korpri, Rabu (29/11). (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna mengajak jajaran kepengurusan dan anggota Korpri untuk meneguhkan netralitas dan profesionalisme serta meningkatkan kinerja, terutama di bidang pelayanan publik dan kepedulian pada masyarakat. Hal itu ditekankan Wabup saat apel HUT ke-52 Korpri, yang dirangkaian dengan peringatan HUT ke-78 PGRI, di Stadion Pecangakan Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (29/11).

Selaku inspektur upacara, Wabup dalam sambutannya meminta Para anggota Korpri tetap bersemangat dalam bekerja dan berkontribusi melayani kepentingan publik dan mewujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa sebagai prasyarat pembangunan nasional. Sedangkan pada peringatan HUT ke-78 PGRI yang mengambil tema ‘Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju’, tema ini bermakna bahwa salah satu pondasi utama untuk mewujudkan Indonesia maju adalah transformasi guru.

Baca juga:  Darurat Kebakaran TPA Suwung Diperpanjang

“Saya harap guru terus meningkatkan kompetensi diri, menerapkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta menjadi teladan positif untuk anak didik,” pesan Wabup Ipat.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa guru juga perlu diberi ruang untuk berinovasi dalam metode pengajaran, mengadaptasi pendekatan yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan murid saat ini. “Dengan transformasi guru inilah makna maka visi Indonesia Maju akan dapat terwujud,” ungkapnya.

Baca juga:  Mobil Tabrak Pembatas Jalan di Tukadaya

Dirinya berharap, seluruh guru dan tenaga pendidik mempersiapkan dan mendidik para tunas bangsa dengan pribadi karakter dan nilai-nilai pancasila, sehingga percaya diri memasuki dunia global serta dapat maju, bersaing dan berdiri terhormat diantara bangsa-bangsa lain di dunia. Lebih lanjut, Wabup Ipat mengatakan dalam upaya untuk menciptakan good governance dan Clean Government, Pemerintah terus melakukan upaya-upaya percepatan reformasi birokrasi pemerintahan yang profesional, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Jokowi: Potong Gaji ASN Muslim untuk Zakat, Masih Wacana
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *