Personel Unit Samapta Polsek Kuta Utara melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Short Cut, Kuta Utara. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kemacetan di simpang Short Cut, Jalan Raya Semat, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, kerap viral di media sosial (medsos). Kondisi ini berdampak tidak baik bagi pariwisata Bali.

Oleh karena itu, anggota Polsek Kuta Utara standby di lokasi tersebut, mengatur arus lalu lintas (lalin) supaya lancar. Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, Kamis (25/8) menjelaskan, masalah kepadatan arus lalin di wilayah Kecamatan Kuta Utara, terutama di kawasan pariwisata sudah menjadi pemandangan setiap harinya.

Baca juga:  Cabuli Anak di Bawah Umur, Kakek Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan

Terlebih pascapuncak pandemi COVID-19, pariwasata dan perekonomian di Bali berangsur-angsur normal. Kondisi ini berdampak kepadatan arus lalin akibat tingginya mobilitas masyarakat. “Pada Kamis pagi, personel Unit Samapta Polsek Kuta Utara dipimpin Panit 2 Ipda I Gede Artawan melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Short Cut tersebut,” ujarnya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan lebih parah. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang selalu ramai aktivitas turis mancanegara. “Jalur itu menghubungkan Jalan Nelayan, Canggu, menuju Jalan Raya Semat tembus Jalan Pantai Berawa,” ungkapnya.

Baca juga:  Polisi Sambangi Rumah Warga Terkonfirmasi COVID-19

Selain pengaturan lalin, polisi juga melakukan pemantauan terhadap potensi timbulnya kejahatan jalanan dengan mengintensifkan pelaksanaan patroli pada jam-jam ramainya pengunjung di kawasan objek wisata. Patroli terbuka ini diharapkan mampu menekan angka kejahatan jalanan dan memberi rasa aman serta nyaman bagi siapa saja yang berkunjung ke Kecamatan Kuta Utara. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *