Sejumlah kendaraan berjalan pelan saat kondisi lalu lintas padat di Jalan Canggu, Badung. (BP/eka)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kawasan pariwisata Canggu dan Pererenan, Badung, kembali menjadi sorotan akibat maraknya parkir liar kendaraan ojek online (ojol) dan taksi online. Kondisi ini memicu keluhan warga dan pelaku usaha setempat karena dinilai mengganggu aktivitas serta ketertiban lingkungan.

Keluhan masyarakat bukan tanpa alasan. Selain memarkir kendaraan sembarangan, sebagian sopir juga diduga membuang sampah dan kencing di area mangkal.

Hal ini menambah keresahan warga yang selama ini bergantung pada kenyamanan kawasan wisata tersebut.

“Yang bikin jengkel itu, mereka kencing sembarangan. Ada yang kencing di botol lalu dibuang di tempatnya mangkal. Jadi, wajar warga kesal,” kata Camat Kuta Utara, Putu Eka Permana pada Kamis (12/2).

Baca juga:  KIR Taksi Online Dikelola Swasta

Sebagai tindak lanjut dari banyaknya laporan, petugas Linmas Pererenan dan Canggu telah beberapa kali melakukan penertiban. Tindakan yang diambil tidak hanya berupa teguran lisan, tetapi juga langkah tegas seperti penggembosan ban kendaraan yang parkir sembarangan.

Ia menjelaskan, penertiban tersebut merupakan inisiatif desa setelah melihat kondisi lingkungan yang semakin tidak tertib. “Kami tidak ada komando begitu, tapi karena keluhan banyak, jadi mereka inisiatif menertibkan langsung. Bahkan, sampai gembos ban,” tegasnya.

Baca juga:  Swasta Terus Didorong Berinvestasi di Sektor Pariwisata

Ia menambahkan, sebelumnya Dinas Perhubungan Badung telah berulang kali melakukan penertiban di kawasan Pantai Berawa dan sekitarnya. Namun, pelanggaran parkir liar masih terus terjadi. “Dulu, Dinas Perhubungan sampai melakukan derek karena parkir tidak pada tempatnya,” imbuhnya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi perhatian serius karena kendaraan sering parkir di depan tempat usaha warga dan menghambat aktivitas.

“Iya, ini aksi spontan saja dari desa karena warga banyak sekali mengeluhkan mobil parkir sembarangan. Bahkan mereka parkir di depan tempat usaha warga sehingga sangat mengganggu,” ujarnya.

Baca juga:  Kisruh Soal Tanah Pasar Gianyar, Fraksi Golkar Dorong Terwujudnya Mediasi

Atas permasalahan ini, Eka Permana mengimbau para Ojol, taksi online dan masyarakat yang membawa kendaraan ke kawasan pariwisata Canggu dan sekitarnya supaya parkir pada tempat yang telah disediakan. “Demi ketertiban dan kenyamanan kita bersama kami imbau tidak ada lagi kendaraan parkir sembarang,” katanya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN