Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Dody Triyo pantau situasi di Kuta, Sabtu (13/8). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Patroli gabungan di wilayah Kuta gencar dilakukan Polresta Denpasar. Tidak hanya anggota Polri, pada Sabtu (13/8) melibatkan personel TNI dan pecalang.

Sasarannya yaitu sepanjang Jalan Legian, Popies 1 dan 2 serta Jalan Pantai Kuta. Bahkan anggota TNI diperintahkan untuk menangkap pelaku kejahatan jalanan dan diserahkan ke polisi.

Patroli gabungan ini dipimpin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Dody Triyo. Kegiatan tersebut melibatkan 79 personel dari TNI, Polri dan pecalang dari dua desa adat di Kuta.

Baca juga:  Dari Keluhkan "Gacong" hingga Tak Bisa Ganti Kerugian Pedagang Pasar Blahbatuh

Dalam arahannya, Kapolresta Yugo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kejadian kriminal sebelumnya. Selain itu bentuk sinergitas TNI-Polri dalam mengamankan wilayah Kuta sehingga kejadian seperti beberapa waktu terakhir khususnya jambret tidak terjadi kembali.
“Menjelang G20 kita harus mengamankan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan demikian dunia luar makin yakin pelaksanaan G20 aman dan lancar,” ucapnya.

Sementara itu Dandim Kolonel Dody menyampaikan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kejadian-kejadian terjadi sebelumnya yaitu jambret. “Kami Kodim 1611/Badung selalu mendukung upaya kepolisian untuk mengamankan dan menertibkan masyarakat di wilayah Kuta yang sempat beberapa waktu lalu terjadi hal-hal yang kurang baik,” ujarnya.

Baca juga:  Patroli Gabungan TNI-Polri Sasar Tempat Ibadah

Dandim menjelaskan bahwa selama ini sudah menyampaikan jajaran apabila melihat pelaku kejahatannya jalanan segera tangkap dan diserahkan kepada kepolisian. Ia juga mengimbau dan mengajak masyarakat untuk peduli, jika kasus kriminal yang kecil dibiarkan maka nanti akan berkembang menjadi yang besar. Hal ini jadi tidak boleh berkembang sehingga wilayah Kuta aman dan zero kriminal. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN