Salah satu patung yang dipasang di kawasan Pura Telaga Mas, Besakih. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pemasangan patung di kawasan Pura Telaga Mas, Besakih ternyata bukan hanya 3 buah. Setelah 3 patung diketahui pemasangnya, yakni Jro Mangku Merta Mas Semeru, ada empat patung lain yang ditemukan tidak jauh dari areal tersebut.

Humas Pura Pasar Agung I Wayan Suara Arsana, mengungkapkan, untuk patung Siwa, Nandini, dan Laksmi dibongkar 18 Februari oleh pemasangnya. “Kepastian itu diperoleh setalah Bendesa Adat Sogra dihubungi oleh pemasangnya,” ucapnya.

Baca juga:  Dukung Rai Mantra, Ini Alasan Cok Rat

Suara Arsana, menambahkan, untuk patung tersebut sudah ada penanggungjawabnya. Namun, ada empat patung di areal yang tidak jauh dari lokasi itu, belum diketahui siapa pemasangnya.

Pihaknya pun tidak tahu kapan patung-patung tersebut dipasang di lokasi. “Ada 4 titik lokasi patung belum ditemukan pemasangnya. Kita harap itikad baik bagi pemasang patung tersebut agar mau membongkarnya atau pralina termasuk melaksanakan upacara guru piduka,” tegasnya.

Baca juga:  HUT Ke-58, BKFK Unud Gelar Apel Hingga Rajut Silaturahmi Antar Generasi

Ia mengatakan sesuai hasil paruman pada 30 Januari 2021, untuk deadline pembongkaran patung sebelum Nangluk Merana pada 3 Maret 2022. “Semua patung-patung itu harus sudah bersih dari areal suci menuju puncak Gunung Agung,” ujarnya.

Penglingsir Pura Pasar Agung, Jro Mangku Gede Umbara, menjelaskan, bahwa kawasan di atas Pura Pasar Agung merupakan kawasan suci sesuai purana Pura Pasar Agung. Sehingga tidak diperkenankan meletakkan atau memasang patung dan sejenisnya tanpa seizin pengempon, penglingsir Pura Pasar Agung, desa adat pengempon, dan pihak KRPH Bali Timur wilayah Selat. “Jadi, pemasangan patung tersebut menyalahi aturan dan telah melanggar kesucian kawasan Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir,” tegasnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Sugiada Jadi Penjabat Sementara Bupati Klungkung
BAGIKAN