Bupati Suwirta saat mencoba keran setelah sumber mata air berhasil diangkat. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Jajaran TNI Kodim 1610/Klungkung mengangkat dua sumber mata air hingga bisa mengalir dan dimanfaatkan warga di Desa Manduang Kecamatan Klungkung dan Desa Aan Kecamatan Banjarangkan. Upaya ini cukup strategis dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga sekitar.

Di Desa Manduang, air yang diangkat dari sumber mata air Tirta Muncrat bervolume 2 liter/detik. Dari sumbernya air diangkat menggunakan mesin dan dialirkan melalui pipa menuju reservoar sejauh kurang lebih 1 kilometer. Dari tempat penampungan ini untuk sementara air baru bisa dialirkan pada keran-keran umum yang ada di pinggir jalan. Selanjutnya, agar masyarakat nantinya bisa ikut menjaga dan merawat sumber mata air ini dengan sebaik-baiknya.

Baca juga:  Pasokan Ngadat, Pelanggan Minta Air ke BPBD

Selain di Desa Manduang, hal serupa juga dilakukan di sumber air mata air Pesiraman di Banjar Petapan, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan. Menurut Perbekel Desa Aan I Wayan Wira Adnyana sumber mata air pesiraman yang diangkat sebanyak 2 liter/detik.

Untuk saat ini dikelola kelompok Banjar Petapan. Sementara pemanfaatannya baru dimanfaatkankan oleh warga di Banjar Petapan saja dengan sebanyak 45 KK atau 176 jiwa. “Ke depan untuk pengembangannya akan disalurkan ke Dusun-Dusun lainnya yang ada di Desa Aan,” ujarnya.

Baca juga:  Muhammadiyah Utamakan Sedekah Dibandingkan Kurban

TNI membangunnya secara gotong royong, melibatkan warga sekitar, dengan membangun pipa hidram. Bahkan, saat hari libur pun mereka tetap bekerja agar pengerjaannya bisa tuntas lebih cepat. Dengan adanya pipa hidram ini, distribusi air bisa dimaksimalkan dengan debit 15 liter/menit, berjarak 800 meter dari pompa ke bak primer. Ini sebagai salah satu dari program Kodam IX/Udayana dalam pembangunan pipa hidram di beberapa desa di Bali. Tujuannya untuk mengatasi beberapa permasalahan vital di tengah masyarakat, termasuk distribusi air bersih ke warga. Sebagai pelaksana di lapangan, TNI harus mengerjakan ini sampai tuntas, sebagai pelopor bagi warga setempat

Baca juga:  Ratusan KK di Desa Tembok Kesulitan Air Bersih

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta sempat turun langsung mengecek hasilnya di lapangan. Ia cukup puas dengan hasilnya, karena sumber airnya akhirnya bisa dimanfaatkan warga sekitar.

Ia menyampaikan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 1610/Klungkung melalui programnya telah membantu mengangkat sumber mata air di Desa Manduang. “Kami sampaikan terima kasih kepada Dandim bersama jajaran yang sudah membantu mengangkat sumber mata air ini melalui program TNI,” ujar Bupati Suwirta saat mencoba menghidupkan keran umum di depan Pura Dalem Manduang. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *