Rumah warga mengalami kerusakan diterjang angin kencang. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Bencana angin kencang melanda Desa Menyali, Kecamatan Sawan. Sebanyak 6 rumah warga di Banjar Dinas Kanginan rusak setelah disapu angin kencang.

Dua diantaranya rusak berat, hingga keluarga yang menempati mengungsi ke rumah kerabatnya. Sedangkan, sebanyak 4 rumah lain mengalami kerusakan ringan.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Putu Ariyadi Pribadi Senin (16/8) mengatakan, bencana ini terjadi sekitar pukul 20.00 WITA. Sebelum kejadian pemilik rumah ini sedang istirahat di rumah mereka.

Baca juga:  Hadapi Kemungkinan Bencana di Akhir Tahun, Alat Penanggulangan Dicek

Namun tiba-tiba angin kencang melanda yang menyebabkan 6 rumah warga rusak. Beruntung, saat kejadian, para pemilik rumah ini dengan cepat keluar rumah mencari tempat yang lebih aman, sehingga tidak sampai terjadi korban jiwa.

Namun demikian, dua rumah rusak berat dan tidak dapat ditinggali oleh pemiliknya. Keluarga yang menempati rumah ini terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya, karena rumahnya rusak berat dan tidak nyaman dihuni.

Sedangkan, 4 rumah lainnya kerusakan ringan dan masih bisa aman untuk ditempati. “Laporan aparat desa malam kemarin, benar ada bencana angin kencang, dan karena malam hari, sehingga hari ini, kami melakukan pendataan ke lokasi. Kejadiannya memang cepat dan tiba-tiba saja angin bertiup kencang,” katanya.

Baca juga:  Rumah Luluh Lantak Diterjang Angin Kencang, Sekeluarga Ngungsi

Dari hasil pendataan, Ariyadi menyebut untuk dua rumah rusak berat diperkirakan memerlukan biaya perbaikan masing-masing rumah sebesar Rp 5 juta. Ini, karena selain atap rumah diterbangkan angin kencang, kap rumah warga ini juga rusak akibat terjangan angin kencang.

Sedangkan, 4 rumah yang rusak ringan membutuhkan biaya perbaikan Rp 3 juta per unitnya. Setelah mendata kerusakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng untuk membantu para korban memperbaiki rumah mereka.

Baca juga:  Pohon Timpa Garasi dan Pos Kamling

Selain itu, BPBD Buleleng juga mengusulkan permohonan bantuan rehab ke BPBD Provinsi Bali. Sementara, untuk bantuan darurat, para korban bencana ini telah menerima bantuan paket sembako dan perlengkapan rumah tangga. “Kami masih persiapan usulan dan selain koordinasi ke Dinas Perkimta kami juga usulkan perbaikan ke Provinsi Bali,” jelasnya. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *