Bale gong di Pura Dalem, Desa Adat Sidan, ambruk akibat angin kencang, Kamis (5/3) sore. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Bali, Kamis (5/3) sore, membawa dampak serius di Kabupaten Gianyar. Bangunan berupa bale gong di Pura Dalem, Desa Adat Sidan, dilaporkan ambruk total setelah diterjang pusaran angin kuat.

​Peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat angin kencang disertai pola berputar menghantam area pura. Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak material yang ditimbulkan cukup signifikan. ​Bale gong yang baru saja rampung dibangun dua bulan lalu dan telah menjalani upacara melaspas ini rata dengan tanah.

Baca juga:  Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah di Bali, BPBD Minta Masyarakat Waspada

Bendesa Desa Adat Sidan, I Wayan Sujigra menaksir kerugian mencapai Rp500 juta. Reruntuhan material sempat menutup akses jalan di sekitar lokasi sebelum akhirnya dibersihkan secara gotong royong oleh warga dan petugas.

​Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengonfirmasi bahwa bale gong itu hanyalah satu dari belasan titik terdampak. Hingga Kamis sore, tercatat 11 kejadian pohon tumbang dan 6 bangunan roboh. “Angin datang sangat kencang dan tiba-tiba. Tim reaksi cepat (TRC) kami sudah disiagakan di seluruh titik terdampak untuk penanganan darurat,” ujar Dibya Presasta.

Baca juga:  Angin Kencang Robohkan Bale Gong Pura Puseh Dasar Senganan

Warga diminta tetap waspada saat berada di luar ruangan, terutama di dekat pohon besar atau bangunan yang rentan. Warga juga diminta segera melaporkan kejadian darurat ke call center BPBD untuk penanganan cepat. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN