Ilustrasi COVID-19.(BP/Antara)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Peningkatan kasus warga yang terkonfirmasi COVID-19 di Karangasem setiap harinya belum bisa dibendung. Peningkatan kasus harian terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Koordinator Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Senin (2/8), mengungkapkan, per 1 Agustus kembali ada penambahan kasus baru sebanyak 38 kasus dan pada Senin ada tambahan 17 kasus. Meningkatnya jumlah kasus, membuat desa /kelurahan yang masuk zona merah terus bertambah. “Sampai saat ini ada delapan desa/kelurahan yang menyandang zona merah kasus COVID-19 karena lonjakan kasus yang terjadi di wilayah tersebut,” ucapnya.

Baca juga:  Tim Pemenangan Dana-Dipa, Swadi Kukuhkan RADAR Angantelu

Pertama, menambahkan, berdasarkan zonasi COVID-19 hingga 1 Agustus 2021 di Desa/Kelurahan yang masuk zona merah yaitu, Subagan, Desa Bebandem, Sibetan, Ababi, Nongan, Bhuana Giri, dan Tulamben. Kemudian untuk zona orange ada Kelurahan Padangkerta, Desa Seraya Tengah, Tumbu, Bungaya, Bungaya Kangin, Kubu, Pertima, Tiyingtali, Tribuana, Ulakan, Sinduwati, Antiga, Baturinggit, Besakih, Budakeling, Duda Timur, Dukuh, Seraya Timur, dan Tianyar.

Selanjutnya zona kuning ada Abang, Ban, Bugbug, Duda, Jungutan, Kerthamandala, Menanga, Padangbai, Pempatan, Peringsari, Purwaketi, Rendang, Tangkup, Tegalinggah, Tianyar Barat, Tianyar Tengah, Tista, Bukit, Culik, Datah, Gegelang, Labasari, Lokasari, Macang, Manggis, Muncan, Pesaban, Pesedahan, Sangkan Gunung, Sebudi, Selat, Selumbung, Sengkidu, Seraya Barat, Sidemen, Sukadana, Telaga Tawang, Tenganan, Wismakerta. “Sedangkan desa yang lainnya masih zona hijau,” ucapnya.

Baca juga:  Kasus Positif COVID-19 Karangasem Bertambah, Warga Terjangkit Mayoritas di Kecamatan Ini

Pertama, menambahkan, tak hanya penambahan kasus positif yang terus meningkat. Tapi, jumlah angka kematian juga terus mengalami peningkatan. Data per 1 Agustus Karangasem kembali mencatat ada 5 kasus warga terkonfirmasi COVID-19 yang dinyatakan meninggal dunia dan 2 Agustus ada dua kasus meninggal dunia.

Kasus meninggal saat ini jumlahnya sebanyak 157 kasus. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus,” pesannya.

Baca juga:  Kantor Sekretariat DPRD Karangasem Tutup Sementara

Dia menjelaskan, dengan meningkatnya jumlah kasus membuat ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit nyaris penuh. Berdasarkan data per 1 Agustus, dari ketersediaan 83 orang di RSUD Karangasem, kini hanya tersisa 12 bed. Sedangkan di RS Bali Med dari ketersediaan 75 bed tersisa 16 bed. “Sementara untuk isolasi terpusat di SKB ketersediaan 60 orang tersisa lumayan banyak yakni 43 bed,” jelssnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *