I Wayan Sutrisna. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – COVID-19 di Karangasem juga menjangkiti siswa yang kini sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Kepala Disdikpora Karangasem, I Wayan Sutrisna, Kamis (3/2) mengakui hal ini.

Ia mengungkapkan ada sejumlah siswa dan guru yang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19. Mereka merupakan siswa SMA di Kecamatan Selat dan Bebandem, serta siswa SD di Kelurahan Karangasem. “Delapan siswa dan satu guru yang positif itu per kemarin,” ujarnya.

Baca juga:  Hari Ini, Sejumlah SMP di Bangli Gelar PTM Terbatas

Di Selat ada sebanyak enam siswa yang terkonfirmasi, untuk di Bebandem hanya satu siswa, dan untuk di Kelurahan Karangasem satu siswa ditambah satu Kepala Sekolah (Kasek). “Kita harap tidak ada lagi tambahan siswa maupun para guru yang terkonfirmasi virus tersebut,” ucapnya.

Sutrisna, menambahkan, kendati ada sejumlah siswa dan kasek yang terkonfirmasi, sampai saat ini proses PTM masih berlanjut. Hanya saja, bagi siswa yang terkonfirmasi di satu ruangan, mereka sudah diliburkan dan telah menjalani karantina mandiri di rumahnya.

Baca juga:  Dari Warga Bali Meninggal Terjangkit COVID-19 Bertambah hingga Modus "Penjualan Gelap"

Sementara, untuk siswa di kelas yang lainnya tetap belajar seperti biasa. “Khusus di Karangasem, sampai saat ini belum ada sekolah yang sampai ditutup akibat penyebaran COVID-19 di sekolah. Hanya saja, bila siswa terkonfirmasi dalam satu ruangan, maka kelas tersebut diliburkan, dan siswa menjalani proses belajar secara daring. Kalau kelas yang lainnya, tetap belajar seperti biasa,” jelasnya.

Melihat kasus COVID-19 mulai merambah sekolah, pihaknya meminta kepada semua siswa dan guru lebih meningkatkan disiplin prokes. “Sehingga proses PTM 100 tetap berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Sutrisna. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Ruang Kelas Direhab, SMPN 2 Bangli Tetap Gelar PTM
BAGIKAN