Keluarga korban bersama petugas Basarnas. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Hingga saat ini, Rama Pratama Putra (17), seorang pemuda asal Tasikmalaya, Jawa Barat yang hilang dari KMP Dharma Ferry 1 masih dicari. Ia diduga sengaja menceburkan diri ke Selat Bali dan tenggelam pada Jumat (30/7) pagi saat perjalanan dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk.

Pihak keluarga yang sudah datang ke Gilimanuk, Sabtu (31/7) ikut memantau pencarian korban. Paman korban, Ujang Duan Ramadhani, yang juga sopir travel yang membawa korban dari Tasikmalaya, mengaku saat kejadian dia berada dalam mobil. Ia mendengar ada kegaduhan di dek atas kapal yang menyebut ada penumpang kapal menceburkan diri ke laut.

Baca juga:  Reformasi Birokrasi, Ratusan Pejabat Eselon IV di Tabanan Dialihkan

Ia merasa kaget lantaran yang menceburkan diri ke laut adalah keponakannya. Ujang bersama lima saudara korban hingga saat ini masih bertahan di Pelabuhan Gilimanuk untuk melihat proses pencarian korban.

Dari penuturan Ujang, korban ikut ke Bali untuk bekerja sebagai penjual gorengan di Gianyar, Bali bersama kakeknya. Keseharian korban dikenal sopan dan pendiam.

Selama ini korban tidak …

Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *