Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Kamis (22/7), tambahan kasus COVID-19 yang dilaporkan Bali mencatat rekor kembali dengan jumlah 1.250 orang. Korban jiwa yang dilaporkan juga mencapai rekor baru.

Untuk tambahan hari ini, terdiri dari 1.023 transmisi lokal, 219 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), dan 8 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, untuk kumulatifnya, warga terinfeksi COVID-19 di Bali sudah mencapai 65.257 orang. Rinciannya 58.878 transmisi lokal, 5.897 PPDN, dan 482 PPLN.

Peringkat lima besar kabupaten/kota dengan kumulatif kasus terbanyak adalah Denpasar 21.698 orang, Badung 12.120 orang, Gianyar 6.742 orang, Tabanan 6.304 orang, dan Buleleng 5.919 orang. Untuk peringkat enam hingga sembilan diisi Jembrana 3.196 orang, Bangli 2.982 orang, Karangasem 2.273 orang, dan Klungkung 2.192 orang.

Warga kabupaten lain yang tertular COVID-19 di Bali mencapai 1.575 orang. Sementara untuk WNA, jumlahnya sudah mencapai 256 orang.

Baca juga:  Daerah Ini, Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus COVID-19 Baru dan Pasien Sembuh

Tambahan Kasus

Tambahan ada di seluruh kabupaten/kota. Pada hari ini, ada 4 zona merah yang melaporkan tambahan 3 digit.

Denpasar masih menjadi penyumbang terbanyak kasus baru. Jumlahnya mencapai 579 orang.

Sementara Badung, mencatatkan kasus baru sebanyak 178 orang, Buleleng 165 orang, dan Tabanan 103 orang.

Sebanyak 5 kabupaten lainnya melaporkan tambahan 2 digit. Rinciannya Gianyar melaporkan 78 orang, Jembrana 41 orang, Klungkung 40 orang, Bangli 34 orang, dan Karangasem 28 orang. Selain itu, kabupaten luar Bali juga melaporkan 4 kasus baru.

Korban Jiwa

Pada hari ini, dilaporkan tambahan puluhan korban jiwa, sebanyak 33 orang. Enam kabupaten/kota melaporkan tambahan kematian karena COVID-19.

Tambahan korban jiwa terbanyak dilaporkan zona merah Denpasar, sebanyak 14 orang. Disusul di urutan kedua adalah Buleleng 7 orang. Kemudian Tabanan ada di peringkat tiga dengan 5 kematian baru.

Baca juga:  Ini Alasannya, Syarat PPDN Gunakan Transportasi Udara ke Jawa-Bali Diperketat

Badung ada di urutan selanjutnya dengan 4 kematian. Karangasem bertambah 2 orang. Sedangkan Klungkung mencatatkan tambahan 1 korban jiwa.

Kumulatif korban jiwa mencapai 1.873 orang. Rinciannya 1.867 WNI dan 6 WNA.

Posisi lima teratas dengan jumlah warga meninggal karena COVID-19 terbanyak adalah Denpasar 436 orang, Badung 307 orang, Tabanan 255 orang, Buleleng 240 orang, dan Gianyar 151 orang. Sedangkan posisi keenam hingga sembilan adalah Karangasem 136 orang, Bangli 128 orang, Jembrana 108 orang, dan Klungkung 89 orang. Terdapat juga 17 warga kabupaten lain yang meninggal karena COVID-19 di Bali.

Pasien Sembuh

Pasien sembuh bertambah 652 orang sehingga totalnya mencapai 54.759 orang. Sebaran ada di seluruh kabupaten/kota.

Kesembuhan hingga 3 digit dilaporkan Denpasar, Buleleng, dan Badung. Secara berurutan, 203 orang, 121 orang, dan 104 orang dilaporkan sembuh.

Baca juga:  Kapolda Bali Pastikan Galian C Tanpa Aktivitas

Tambahan pasien sembuh 2 digit dilaporkan 6 kabupaten. Rinciannya Tabanan 68 orang, Gianyar 53 orang, Jembrana 32 orang, Klungkung 27 orang, Karangasem 20 orang, dan Bangli 10 orang.

Sementara itu, terdapat juga 10 warga kabupaten lain dan 4 WNA dilaporkan sembuh.

Kasus aktif bertambah 565 orang. Pasien yang masih dirawat saat ini mencapai 8.625 orang.

Lima besar kasus aktif terbanyak adalah Denpasar 3.842 orang, Badung 1.487 orang, Tabanan 919 orang, Buleleng 870 orang, dan Gianyar 325 orang.

Posisi keenam hingga sembilan adalah Jembrana 314 orang, Bangli 266 orang, Klungkung 223 orang, dan Karangasem 216 orang. Warga kabupaten lainnya sebanyak 154 orang dan 9 WNA juga masih dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *