
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Rencana kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Klungkung pada Jumat (13/2/2026) dipastikan batal. Pembatalan tersebut terjadi lantaran adanya perubahan agenda kegiatan Wapres selama berada di Bali.
Bupati Klungkung I Made Satria ketika dikonfirmasi, Kamis (12/2), membenarkan informasi tersebut. Kata dia, berdasarkan penyampaian dari protokoler Wapres, agenda utama kunjungan ke Bali yang semula dijadwalkan sore hari, dimajukan menjadi pagi hari.
“Agenda utama Wapres ke Bali untuk kegiatan pariwisata di Denpasar. Awalnya sore, tapi berubah jadi pagi. Rencananya di sela-sela waktu pagi itu beliau mau ke Klungkung meninjau penanganan stunting. Karena jadwal berubah, akhirnya tidak jadi,” ujar Bupati Satria.
Dengan perubahan tersebut, kunjungan ke Klungkung yang sedianya dilakukan pada pagi hari otomatis dibatalkan. Sebagai gantinya, Bupati Satria justru diundang menghadiri kegiatan Wapres di Kedonganan, Badung, pukul 10.00 WITA.
Mendapat informasi pembatalan tersebut, Bupati Satria mengatakan tentu saja ada sedikit kekecewaan. Namun ia memahami situasi perubahan agenda yang terjadi secara mendadak.
“Kecewa ya pasti kecewa, tapi tidak apa-apa. Mudah-mudahan ke depan Presiden atau Wakil Presiden bisa berkunjung langsung ke Klungkung,” harapnya.
Di balik pembatalan tersebut, Pemkab Klungkung mendapat kabar baik. Pada tanggal 15 sampai 18 Februari 2026, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto dijadwalkan berkunjung ke Klungkung, termasuk meninjau langsung wilayah Kecamatan Nusa Penida.
“Itu jadi obat kekecewaan kami. Wamendagri akan ke Nusa Penida,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sekda Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, Selasa (10/2/2026), menyampaikan Wapres Gibran tertarik berkunjung ke Klungkung karena capaian daerah dalam menurunkan angka stunting hingga meraih penghargaan nasional. Selain itu, Klungkung juga baru menerima penghargaan di bidang kesehatan terkait program Universal Health Coverage (UHC) yang meng-cover kepesertaan BPJS Kesehatan.
Dalam rencana awal, Wapres Gibran dijadwalkan mengunjungi Desa Gelgel, Desa Kamasan, dan Sampalan Tengah. Namun dengan perubahan agenda tersebut, seluruh rangkaian kunjungan ke Klungkung dipastikan batal. (Sri Wiadnyana/balipost)










