Tangkapan layar peta sebaran COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah kasus COVID-19 baru di Bali masih tinggi. Pada Senin (11/7), jumlahnya kembali naik signifikan, sebanyak 656 orang.

Untuk tambahan hari ini, terdiri dari 540 transmisi lokal, 108 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), dan 8 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali hingga pukul 14.30 WITA, untuk kumulatifnya, warga terinfeksi COVID-19 di Bali sudah mencapai 55.974 orang. Rinciannya 51.192 transmisi lokal, 4.342 PPDN, dan 440 PPLN.

Peringkat lima besar kabupaten/kota dengan kumulatif kasus terbanyak adalah Denpasar 17.809 orang, Badung 10.507 orang, Gianyar 6.085 orang, Tabanan 5.463 orang, dan Buleleng 4.828 orang. Untuk peringkat enam hingga sembilan diisi Jembrana 2.817 orang, Bangli 2.712 orang, Karangasem 2.056 orang, dan Klungkung 1.934 orang.

Baca juga:  Gubernur DKI Putuskan Sekolah Libur 2 Minggu

Warga kabupaten lain yang tertular COVID-19 di Bali mencapai 1.511 orang. Sementara untuk WNA, jumlahnya sudah mencapai 252 orang.

Tambahan Kasus

Tambahan ada di seluruh kabupaten/kota. Pada hari ini, zona orange Denpasar mencatatkan kasus hampir 300 orang, tepatnya 293 orang.

Badung juga mencatatkan tambahan kasus 3 digit, yakni sebanyak 143 orang.

Sementara itu, sebanyak 5 wilayah melaporkan tambahan kasus 2 digit. Yaitu Tabanan 54 orang, Gianyar 51 orang, Buleleng 41 orang, Jembrana 27 orang, dan Karangasem 13 orang.

Ada dua kabupaten melaporkan tambahan 1 digit. Yakni Bangli 9 orang dan Klungkung 8 orang. Terdapat juga 17 warga luar Bali terkonfirmasi.

Pasien sembuh bertambah 315 orang sehingga totalnya mencapai 49.736 orang. Sebaran ada di 8 kabupaten/kota karena Karangasem nihil tambahan pasien sembuh.

Baca juga:  Nangun Sat Kerthi Loka Bali Jadi Inspirasi

Kesembuhan hingga 3 digit dilaporkan Denpasar sebanyak 121 orang. Sementara itu, tambahan pasien sembuh 2 digit dilaporkan 5 kabupaten. Rinciannya Badung 64 orang, Gianyar dan Buleleng sama-sama 32 orang,  Tabanan 18 orang, dan Jembrana 13 orang.

Sementara itu, 2 kabupaten melaporkan kesembuhan 1 digit, yakni Bangli 5 orang, dan Klungkung 3 orang.

Terdapat juga 26 warga kabupaten lain dan 1 WNA dilaporkan sembuh.

Korban Jiwa

Korban jiwa bertambah 14 orang di 6 kabupaten/kota. Tambahan korban jiwa terbanyak dilaporkan Denpasar dengan jumlah 6 orang. Disusul Badung sebanyak 3 orang.

Kemudian, di urutan ketiga ada Tabanan sebanyak 2 orang. Sedangkan Bangli, Klungkung dan Buleleng masing-masing bertambah 1 korban jiwa.

Kumulatif korban jiwa mencapai 1.648 orang. Rinciannya 1.642 WNI dan 6 WNA.

Posisi lima teratas dengan jumlah warga meninggal karena COVID-19 terbanyak adalah Denpasar 373 orang, Badung 273 orang, Tabanan 216 orang, Buleleng 203 orang, dan Gianyar 145 orang. Sedangkan posisi keenam hingga sembilan adalah Bangli 123 orang, Karangasem 122 orang, Jembrana 89 orang, dan Klungkung 82 orang. Terdapat juga 16 warga kabupaten lain yang meninggal karena COVID-19 di Bali.

Baca juga:  Gubernur Koster Minta Vaksinasi Kedua Bagi Kelompok Rentan Tuntas September 2021

Kasus aktif bertambah 327 orang. Pasien yang masih dirawat saat ini mencapai 4.590 orang.

Lima besar kasus aktif terbanyak adalah Denpasar 1.648 orang, Badung 813 orang, Tabanan 479 orang, Buleleng 457 orang, dan Jembrana 265 orang.

Posisi keenam hingga sembilan adalah Gianyar 225 orang, Bangli 104 orang, Klungkung 95 orang, dan Karangasem 83 orang. Warga kabupaten lainnya sebanyak 381 orang dan 40 WNA juga masih dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *