Tangkapan layar aktivitas pemindahan bahan baku vaksin dari Sinovac dan vaksin dalam bentuk jadi dari Sinopharm yang tiba di Indonesia, Jumat (30/4). (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Rencana pemerintah untuk melakukan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12 sampai 17 tahun mulai ditindaklanjuti Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Pihak Dinas Kesehatan mulai melakukan koordinasi dengan Disdikpora untuk melakukan vaksinasi tersebut.

Rencananya vaksinasi COVID-19 untuk anak ini dilakukan dengan berbasis sekolah. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes., yang ditemui di sela-sela rapat koordinasi PPKM Darurat di Ruang Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (2/7).

Baca juga:  Wujudkan Sanur Zona Hijau, Ekspatriat Juga Dirancang Disasar Vaksinasi

Sri Armini mengatakan dalam waktu dekat vaksinasi untuk anak tersebut segera direalisasikan. Pihaknya merencanakan vaksinasi ini bisa terealisasi Juli ini.

Dinas Kesehatan akan mendatangi masing-masing sekolah untuk melakukan vaksinasi nanti. Namun, tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Artinya, dalam satu sekolah dilakukan secara bertahap, sehingga siswa yang datang tidak terlalu banyak. Sri Armini tidak mengizinkan vaksinasi anak ini dilakukan di masing-masing fasilitas pelayan kesehatan yang selama ini melakukan vaksinasi.

Baca juga:  Akhirnya Dewan Denpasar Rancang Sidang Teleconference

Karena pihaknya khawatir terjadi kerumunan, mengingat saat melakukan vaksinasi, bisa jadi anak diantar orang tuanya. “Kami khawatir dapat menimbulkan kerumunan, sehingga kami rancang berbasis sekolah,” ujar Sri Armini.

Dikatakan, jumlah anak yang menjadi sasaran vaksin di Denpasar mencapai 67 ribu lebih. “Kami terus matangkan koordinasi dengan Disdikpora agar bisa segera terealisasi. Karena untuk ketersediaan vaksin sudah ada,” jelas Sri Armini. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *