Warga memperoleh vaksin COVID-19. (BP/Dokumen)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Sebanyak 69 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten karangasem saat ini bebas dari zona merah. Hal itu, berdasarkan evaluasi zona COVID-19 yang dilakukan setiap pekan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Karangasem.

Koordinator Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan COVID -19 Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Selasa (8/6) mengungkapkan, saat ini sudah tidak ada lagi desa atau kelurahan di Kabupaten Karangasem yang masuk zona merah. “Hasil evaluasi yang dilakukan setiap pekan, kalau sekarang desa tidak ada menyandang zona merah,” ucap Pertama.

Baca juga:  Kasus Positif COVID-19 Karangasem Bertambah, Warga Terjangkit Mayoritas di Kecamatan Ini

Pertama, menambahkan, saat ini berdasarkan Zonasi COVID-19 di Karangasem, untuk Zona Orange ada tiga desa/kelurahan, yakni Kelurahan Subagan, Karangasem dan Desa Sibetan. Untuk Zona Kuning ada Kelurahan Padangkerta, Desa Bunutan, Lokasari, Nongan, Peringsari, Seraya, Tiyingtali, Tribuana, dan Tumbu. “Sedangkan desa lainnya ditetapkan dalam Zona Hijau. Dan perubahan ini akan terus dievaluasi pada setiap minggunya,” katanya.

Pejabat yang juga sebagai Kepala Diskes Karangasem itu, menjelaskan, untuk saat ini Karangasem kembali ada tambahan sebanyak empat kasus COVID-19. Padahal, sebelumnya sempat nihil kasus. “Dengan demikian, maka jumlah kasus konfirmasi positif naik lagi menjadi 1.919 kasus. Untuk pasien sembuh nihil, sehingga jumlah pasien yang sembuh tetap berjumlah 1.817 orang, sedangkan kasus yang masih perawatan (kasus aktif, red) tetap 8 kasus,” tandasnya.

Baca juga:  Karangasem Bertambah 7 Kasus COVID-19, Kecamatan Ini Terbanyak Sumbang Warga Terjangkit

Lebih lanjut dikatakannya, tidak ada penambahan pasien kasus konfirmasi positif yang meninggal, sehingga jumlah pasien kasus konfirmasi yang meninggal tetap berjumlah 94 kasus. Begitu juga, tidak ada penambahan pasien kasus suspek/probable yang meninggal, sehingga jumlah kasus probable yang meninggal tetap di angka 87 kasus. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *