Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Temuan varian baru COVID-19 dari Inggris di Denpasar mulai disikapi serius jajaran Pemkot Denpasar. Langkah antisipasi dilakukan semua OPD terkait.

Seperti Satpol PP akan melakukan sidak protokol kesehatan (prokes) yang lebih intensif. Demikian pula Dinas Kesehatan terus meminta warga untuk lebih taat dalam melaksanakan prokes. Karena intinya adalah penerapan prokes secara ketat, meski sudah dilakukan vaksinasi COVID-19.

Dalam keterangan persnya, Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan bahwa varian baru dari Inggris sudah ditemukan di Bali. Penderitanya merupakan warga Denpasar dan sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga:  RSUD Klungkung Sempat Penuh, Tujuh Pasien COVID-19 Akhirnya Dipulangkan

Pasien berjenis kelamin perempuan berusia 23 tahun ini sudah dalam kondisi sehat dan dipulangkan. Yang bersangkutan, kata Koster, telah mengikuti program vaksinasi sebanyak 2 kali.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Rabu (5/5), mengatakan, ada atau tidak varian baru. Pihaknya tetap akan melakukan sidak terhadap penerapan prokes di masyarakat.

Meskipun masyarakat banyak yang tidak suka dengan sidak ini, pihaknya akan tetap menindak tegas pelanggar. Dikatakan, suka atau tidak, pihaknya tidak akan berhenti mengimbau masyarakat untuk selalu taat dalam pelaksanaan prokes.

Baca juga:  Tak Ada Indikasi Mahasiswa Bali Terlibat Paham Radikal

Pihaknya tetap konsen untuk meminta kepada masyarakat disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan ini. Terlebih, saat ini sudah ada temuan varian baru. “Kami akan lebih ketat dalam melakukan sidak di masyarakat. Tujuannya agar masyarakat lebih sadar pentingnya prokes,” ujar Dewa Sayoga.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan juga meminta warga agar tetap taat dengan prokes. Baik bagi mereka yang sudah divaksin maupun yang belum. Semua harus taat dengan prokes.

Baca juga:  Segini, Anggaran Dikeluarkan Pemkot Denpasar untuk Tes COVID-19

Kepala Dinas kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes., yang dikonfirmasi mengatakan intinya semua masyarakat harus melakukan prokes ketat. Baik itu varian lama maupun baru, semua harus menerapkan prokes ketat.

Bahkan untuk yang sudah vaksin pun tetap harus menerapkan prokes ketat. Terkait langkah yang akan diambil, Dinas Kesehatan tetap melakukan trasing warga lainnya. Seperti yang telah dilakukan selama ini. “Ada atau tidak varian baru di Denpasar, trasing itu kan sudah dilakukan,” ujar Sri Armini. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *