Lansia dan guru menjalani vaksinasi. (BP/Dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemkot Denpasar mulai melakukan vaksinasi massal berbasis desa dan banjar. Pada Selasa (20/4), vaksinasi massal dilakukan di sejumlah banjar di Desa Kesiman Petilan.

Program ini dibantu tim Puskesmas II Dentim dipantau Kades Kesiman Petilan, I Wayan Mariana. Sasaran dari vaksinasi massal ini yakni para lansia, guru TK SD hingga SMA serta dosen. Selain itu vaksinasi juga menyasar para pemangku pura.

Baca juga:  Vaksinasi Terus Digenjot, Fasyankes Atur Stok Cegah Kedaluwarsa

Mereka termasuk komponen penting dalam menjalankan ritual adat dan agama di Kesiman. Sebab krama desa adat ini sejak Galungan hingga Anggarakasih Medangsia mendatang terlibat banyak agenda upacara.

Termasuk di antaranya nyanggra prosesi pangerebongan yang akan dilakukan sesuai tatanan new normal. Kadus Kedaton Kelod, I Nyoman Angga Bestadi dan Kadus Kedaton Kaja, I Nyoman Kondra menjelaskan hari pertama di banjarnya ditargetkan melayani vaksin untuk 200 orang.

Baca juga:  Di Luar Jawa-Bali, Tak Ada Provinsi Jalani PPKM Level 4

Sebanyak 45 orang lansia, 19 kader posyandu, 11 guru dan 25 pemangku. Program program ini menyasar lansia yang tercecer alias bekum divaksinasi lewat pendaftaran vaksin secara online. “Jika masih ada lansia, guru dan pemangku yang belum divaksinasi cukup datang ke pos.pelayanan di balai banjar hanya membawa KTP,” jelasnya. (Sueca/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *