Upaya vaksinasi di Ubud menuju zona hijau. (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – Program green zone Ubud diyakinkan akan tetap berjalan sebagai bagian memastikan pariwisata siap dibuka. Bupati Gianyar, I Made Mahayastra Selasa (20/4) mengatakan, pembukaan pintu pariwisata untuk pasar mancanegara tetap merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Diungkapkannya, program vaksinasi massal yang dilakukan di kawasan Ubud merupakan persiapan menyongsong dibukanya kembali kunjungan wisatawan. Dengan penerapan vaksinasi sistem banjar untuk memenuhi harapan masyarakat Ubud agar pariwisata dibuka.

Baca juga:  Saksikan Ini, Jokowi akan Kunjungi Ubud

Bupati Mahayastra menjelaskan untuk meyakinkan pasar mancanegara pemerintah telah memprogramkan green zone Ubud.
Langkah awal dibukanya pariwisata Ubud harus dipastikan semua masyarakat sudah divaksin, saat ini vaksinasi di kecamatan Ubud telah selesai 100 persen dengan capaian yang tervaksin 90 persen, sisanya karena saat vaksin tidak datang atau berhalangan.

Lebih lanjut dikatakannya, pembukaan kawasan pariwisata di Gianyar bukan lagi kewenangan kepala daerah. Pembukaan pintu pariwisata ke Bali murni merupakan kewenangan pusat. Menurutnya, pembukaan pariwisata juga berkaitan kerjasama antar negara. “Kalaupun pariwisata Bali dibuka belum bisa dipastikan wisatawan akan mau datang saat situasi pandemi ,” ucapnya.

Baca juga:  Antisipasi Rabies, Desa Diminta Bentuk "Awig-awig"

Bupati Mahayastra melihat Gianyar harus berbuat dulu untuk meyakinkan pasar mancanegara. Ubud dan Bali sudah sangat aman dikunjungi wisatawan. “Kabupaten Gianyar harus berbuat menuju kabupaten yang hijau,” tambahnya. (Wirnaya/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.