Empat ekor Penyu yang diamankan petugas dari rumah warga di Pebuahan, Desa Banyubiru. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Empat ekor Penyu Hijau dewasa dan seorang ibu rumah tangga (IRT), SA, diamankan Polres Jembrana dari rumah warga di Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu (18/4) malam. Penyu yang dilindungi itu rencananya hendak dijual oleh SA (39).

IRT itu mengaku mendapatkan Penyu dari salah seorang nelayan dari Jawa dengan membeli senilai Rp 2 juta. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita, Senin (19/4) siang menyebutkan pengungkapan kasus penyimpanan satwa dilindungi bermula dari informasi masyarakat.

Baca juga:  Dua Komplotan Pemalsu Surat Keterangan Sehat Dibekuk

Di rumah tersangka SA, terdapat sejumlah Penyu yang disimpan dan diduga hendak dijual. Tim Reskrim kemudian melakukan pengintaian pada Minggu malam dan langsung melakukan pemeriksaan ternyata terdapat empat ekor Penyu Hijau dewasa di dalam rumah tersangka. “Dari pengakuan awal tersangka memang disimpan menunggu pembeli dengan harga lebih dari dia beli,” kata AKP Yogie seijin Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Gede Adi Wibawa.

Baca juga:  Sejumlah Toko Modern Disidak Terkait Penerapan Prokes

Empat ekor Penyu Hijau ini ditemukan dengan kondisi hidup namun bagian siripnya diikat plastik dengan melubangi bagian sirip depan. Senin siang, petugas dari BKSDA Jembrana dan kelompok pelestari Penyu juga mengecek langsung kondisi hewan dilindungi itu. “Kita titipkan sementara di Pelestari Penyu Perancak, sambil observasi kondisi Penyu,” tambahnya.

Sedangkan pelaku masih dalam pemeriksaan di Polres Jembrana. Pelaku terancam dijerat pasal 21 ayat 2 junto Pasal 40 tentang KSDA.

Baca juga:  Buron 2 Minggu, Polisi Ringkus Pencuri Mobil dan Gadget

Dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Dari informasi, Penyu Hijau yang diamankan ini memiliki panjang kerapas hingga 40 cm. Dan diperkirakan umur mencapai 50 tahun. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.