IBTK di Pura Agung Besakih berakhir. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pelaksanaan Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Penataran Agung Besakih berakhir, Kamis (8/4). Ritual ini digelar selama 11 hari di tengah situasi pandemi COVID-19.

Ketua Panitia Karya IBTK, Jro Mangku Widiartha, mengatakan, pelaksanaan Karya IBTK di tengah situasi pandemi COVID-19 telah berjalan dengan baik tanpa ada halangan yang berarti. “Semua rentetan upakara dari awal karya sampai penyineban (berakhir, red) berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Baca juga:  Tatanan Era Baru, Objek Wisata di Karangasem Mulai Dikunjungi

Widiartha, menambahkan, selama berlangsungnya karya, pemedek lumayan ramai yang tangkil ngaturan bakti. Mereka nunas kerahayuan di tengah situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini. “Krama yang melakukan persembahyangan telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik, salah satunya memakai masker,” sebutnya.

Dia menjelaskan, untuk upacara panyineban Ida Bhatara di Pura Penataran Agung Besakih, dilakukan sama seperti tahun sebelumnya. “Para sulinggih muput ring bale gajah, pangemit karya dan pangrajeg karya. “Setelah itu ida bhatara mewali ke soang-soang (masing-masing) palinggih pura pedarmaan yang ada di Besakih,” jelas Widiartha.

Baca juga:  Hari Ini, Nedunang Ida Bhatara dan Mapepada Wewalungan Dilakukan di Pura Penataran Agung Besakih

Pemangku Besakih, Jro Mangku Suyasa, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas kelancaran pelaksanaan karya IBTK tahun ini. “Untuk upacara panyineban, dipuput oleh dua sulinggih,” ucapnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.