Wakapolda Bali Brigjen Pol. Brigjen Pol. I Ketut Suardana saat launching ETLE Nasional secara virtual. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tiga Polres di Bali mendapat penghargaan dari Korlantas Polri. Pemberian penghargaan dirangkaikan dengan Launching Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional tahap 1 secara virtual dihadiri Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Ketut Suardana di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Selasa (23/3).

Penghargaan diberikan kepada 3 polres yakni, Satlantas Polresta Denpasar sebagai juara 1 Pendataan Kecelakaan Lalu Lintas melalui aplikasi Integrated Road Safety Management System, Satlantas Polres Tabanan sebagai juara 3 lomba RSPA (Road Safety Partnership Action) 2020, dan Satlantas Polres Karangasem mendapat penghargaan dalam kategori Program Penggunaan Helm Bagi Seluruh Pengguna Sepeda Motor.

Baca juga:  Pemkab Klungkung Raih Penghargaan dari Kejaksaan

Dalam sambutannya Wakapolda berharap ETLE ini mampu mengurangi potensi penyimpangan di lapangan, baik yang dipicu oleh pelanggaran maupun petugas di lapangan. Juga menutup kemungkinan kedua belah pihak berupaya untuk melakukan tidakan transaksional.

Brigjen Suardana mengatakan, sistem ETLE merupakan salah satu program prioritas Kapolri. Sistem ETLE di era 4.0 dirasa sangat penting, di samping sebagai program prioritas Kapolri juga untuk mengikuti perkembangan jaman dalam memanfaatkan teknologi.

Baca juga:  Berkontribusi Kurangi Risiko Bencana, Gubernur Bali Terima Penghargaan dari BNPB

“Membangun sistem ETLE ini tentunya Polri tidak bisa bergerak sendiri. Perlu adanya sinergitas antara stakeholders terkait demi meningkatkan kualitas penggunaannya, mengingat sistem ini memerlukan sarpras dan anggaran yang tidak sedikit,” ujarnya.

Mantan Kapolres Gianyar ini mengatakan penggunaaan handphone dan helm masih menjadi dua persoalan yang perlu mendapat perhatian khusus. Jenderal bintang satu tersebut juga berharap Polres yang lain mendapatkan penghargaan tersebut untuk mengurangi pelanggaran-pelanggaran.
“Saya juga berharap petugas melakukan sentuhan khusus secara humanis untuk dapat menyadarkan penggunaan helm pada saat bepergian,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.