DENPASAR, BALIPOST.com – Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes. Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro merilis pengungkapan kasus pembunuhan buruh. Tapi yang bisa dihadirkan Yoseph Oktavianto.

Johanes Mindiate tidak dihadirkan. Karena masih dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Bali setelah pantatnya ditembak polisi. “Tersangka Johanes masih dirawat intensif di RS Bhayangkara sehingga tidak bisa dihadirkan,” ujar Kombes Djuhandhani, Jumat (12/3).

Menurutnya, kedua pelaku mengaku selalu bawa pisau dan alasannya untuk jaga diri. “Satu pisau milik pelaku masih kami cari,” tegasnya.

Baca juga:  Ini Sebabnya, Jenazah Mujahidin Tak Dites Swab di RSUP Sanglah

Kombes Djuhandhani mengatakan motif kasus ini ekonomi. Sedangkan pelaku tidak punya pekerjaan.

Seperti diberitakan, kasus pembunuhan terjadi di depan Sendok Warung, Jalan Raya Semat , Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Kamis (4/3). Korbannya, Ahmad Miskadi (40) asal Jember, Jawa Timur. Kasus ini diselidiki anggota Polsek Kuta Utara di-back up Polres Badung. Hasil olah TKP, korban mengalami sejumlah tusukan.

Setelah melakukan penyelidikan, tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Bali, Polres Badung dan Polsek Kuta Utara berhasil menangkap pembunuh buruh proyek, Ahmad Miskadi (40). Pelakunya dua orang, Johanes Mindiate (21) dan Yoseph Oktavianto (23) asal NTT.

Baca juga:  Yayasan Pancer Langiit Tampilkan 15 Kostum Terbaik di SeaSandLand

Mereka ditangkap di wilayah Sempidi, Mengwi dan Denpasar, Kamis (11/3). Karena melakukan perlawanan, polisi terpaksa menembak kedua pembunuh tersebut. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.