Petugas melakukan rekonstruksi pembunuhan wanita bugil, Sabtu (27/2). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Proses penyidikan kasus pembunuhan wanita bugil, Dwi Farica Lestari, berjalan lancar. Pada Sabtu (27/2) digelar rekonstruksi kasus tersebut di Mapolresta Denpasar.

Tersangka Wahyu Dwi Setyawan mengikuti reka ulang tersebut dengan lancar. Ditanya pertimbangan reka ulang tidak dilakukan di TKP, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Dewa Anom Danujaya, Minggu (28/2) menyampaikan karena saat ini pandemi COVID-19.

Dia khawatir jika dilakukan di TKP akan menimbulkan kerumunan warga. “Selain itu juga dari segi keamanan. Itulah alasannya rekonstruksi kasus ini kami laksanakan di Mapolresta Denpasar,” ujarnya.

Baca juga:  Operasi Patuh Agung di Jembrana Tilang 333 Pelanggar

Mantan Kapolsek Kuta Utara ini menjelaskan, rekonstruksi tersebut memperagakan 28 adegan. Sedangkan pelaku menusuk korban hingga tewas pada adegan ke-20. “Pelaku dengan lancar memperagakan tiap adegan. Hasil pemeriksaan dengan rekonstruksi sesuai atau cocok,” tegas Kompol Dewa Anom.

Pelaku menusuk leher korban menggunakan kerambit sebanyak dua kali. Korban sempat meronta, teriak dan menghentakkan kakinya sampai lemas.

Setelah itu tersangka langsung mengambil HP dan dompet korban lalu kabur melewati balkon belakang menuju ke sepeda motornya. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang HP dan dompet milik korban di sungai dekat Jalan Pulau Kawe.

Baca juga:  Pesta Miras Berujung Penganiayaan

Perwira melati satu asal Gianyar ini mengungkapkan, pelaku mengaku menyesal. “Secepatnya kasus ini akan kami limpahkan ke Kejari Denpasar. Mudah-mudahan kasus seperti ini tidak terjadi lagi,” harapnya.

Seperti diberitakan, hampir sebulan melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan, Polresta Denpasar dan Ditreskrimum Polda Bali berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita bugil, Dwi Farica Lestari. Pelakunya Wahyu Dwi Setyawan (23) ditangkap di Kelurahan Kraton, Jember, Jawa Timur, Jumat (12/2). (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.