Gede Dana. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Selama ini cukup banyak terdapat ASN yang ditempatkan tidak sesuai alias “nyasar” dengan bidang ilmu yang dimiliki. Kondisi itu, membuat kinerja ASN menjadi tak maksimal. Hal itu diungkapkan bupati terpilih, I Gede Dana, di rumah transisi, Rabu (10/2).

Gede Dana, mengungkapkan, banyak sekali keluhan yang disampaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Karangasem saat menghadap di rumah transisi. Diantaranya, mengeluhkan banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini duduk tidak sesuai bidang pendidikannya.

Baca juga:  Kasus Pelanggaran Pemilu, Oknum Perbekel Sinduwati Jalani Sidang Perdana

“Salah satu contoh, seorang guru malah ditempatkan di satpol PP. Termasuk ada juga dokter hewan, ditugaskan di Disnakertrans. Itu yang membuat kinerja ASN menjadi tidak bagus dan maksimal karena bukan bidang pendidikannya,” unkapnya.

Menurut Gede Dana, kedepanya pihaknya bakal melakukan penataan kembali dengan baik kalau memang tidak sesuai dengan bidang ilmunya. Dengan begitu, ASN benar-benar nyaman menjalankan tugasnya dan bisa mengimplementasi ilmunya dengan baik.

Baca juga:  Guru Bukan Dongkrak Politik

Selain keluhan tentang itu, pihaknya juga menerima keluhan masih kekuranga ASN. Menurutnya, setiap Kepala Seksi (kasi) bisa dibantu oleh satu staf ASN.

Tapi, ini malah Kasi dibantu oleh tenaga kontrak. “Masih banyak mengelukan kurangnya ASN di masing-masing OPD,” tandas Dana.

Lebih lanjut dikatakannya, pembentukan rumah transisi ini adalah untuk mempercepat visi dan misi yang telah dicanangkan. Makanya, pihaknya sementara waktu masih menggali masukan dan permasalahan yang dihadapi masing-masing OPD. “Jadi, nantinya kita tahu apa sejatinya permasalahan yang dihadapi oleh OPD,” pungkasnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.