Aparat merilis kasus komplotan skimming. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim Ospnal Subdit V Ditreskrimsus Polda Bali mengungkap komplotan skimming, beberapa waktu lalu. Pelakunya ada empat orang, Aris Said asal Jember (residivis kasus narkoba) dan istrinya, Endang Indriyawati, Putu Rediarsa asal Buleleng (mantan napi kasus penggelapan) dan Christopher B. Diaz asal Papua (mantan napi narkoba).

Mereka dikendalikan napi kasus Skimming asal Bulgaria, Dogan saat ini mendekam di LP Kerobokan. Wadir Reskrimsus Polda Bali AKBP Ambariyadi Wijaya, didampingi Kasubdit V Ditreskrimsus AKBP Gusti Ayu Suinaci, Selasa (9/2) menyampaikan, pandemi COVID-19 sebagai musibah bersama membawa dampak dalam
kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Pengusaha Mengeluh, Dikejar Petugas Bank Sampai ke Pengungsian

Situasi ini menimbulkan berbagai gejolak dan permasalahan dalam masyarakat yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas. “Mengantisipasi timbulnya gangguan kamtibmas di wilayah Bali, Bapak Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan pelaksanaan tugas memberikan pengayoman, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dimasa pandemi ini,” ujarnya.

Menindaklanjuti perintah kapolda tersebut, Ditreskrimsus awal tahun ini berhasil menangkap kelompok pelaku kasus skimming tersebut. “Mereka kenal dengan Dogan saat sama-sama berada di LP Kerobokan. Kebetulan mereka sama- sama satu blok dan disitulah napi Gogan mentransfer ilmunya ke para pelaku ini,” tegas mantan Kapolres Probolinggo, Jawa Timur ini.

Baca juga:  Tingkatkan Pelayanan Tahanan, Kajari Denpasar Sambangi Kalapas Kerobokan

Dari pelaku ini disita barang bukti 5 HP, 234 kartu ATM palsu dan pakaian yg digunakan saat beraksi. kelompok ini spesial tugasnya menarik uang menggunakan ATM palsu yang sudah diisi data kartu korban nasabah bank bersangkutan.

“Asal kartu ATM ini didapat dari seseorang ada dalam Lapas Kerobokan bernama Aldo. Saat beraksi
menarik uang di ATM menggunakan kartu ATM palsu pinnya dikendalikan Dogan,” tandas mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini.

Baca juga:  Gairah Wisata Meningkat, Produk Tur Naik Hampir 80 Persen Dibandingkan Tahun Lalu

Modusnya pelaku pasang hidden camera di areal nasabah ketik nomor PIN ATM. Hidden camera tersebut terhubung modem sehingga langsung ke connect dengan pengendalinya. Kami masih mengembangkan kasus ini dan Dogan sudah diperiksa,” tegasnya. (Kerta negara)

Komplotan pelaku skimming dikendalikan napi asal Bulgaria ditangkap Ditreskrimsus Polda Bali.(ken)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *