Ilustrasi. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Beberapa hari belakangan ini, kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem terus mengalami peningkatan. Setelah sebelumnya ada penambahan sebelas kasus, pada Kamis (28/), Karangasem kembali mengalami penambahan sebanyak 10 kasus baru covid-19.

Koordinator Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid -19 di Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, mengungkapkan, penambahkan kasus Covid-19 di Karangasem masih naik turun atau fluktuatif. Pada hari ini (Kamis Red) Karangasem masih mencatat kembali adanya penanbahan sebanyak 10 kasus baru Covid-19. “Kalau dilihat jumlahnya lebih sedikit dari kasus (Rabu Red), yakni 11 kasus, dan sekarang (Kamis Red) 10 kasus. Hanya turun satu kasus,” ucapnya.

Baca juga:  Pertengahan Juni, Toko di Inggris akan Kembali Buka

Pertama, menambahkan, ke 10 tambahan kasus baru ini, yakni dari Kecamatan Abang (1 Kasus) Desa Abang (1 Kasus), Kecamatan Bebandem (1 Kasus) Desa Budakeling (1 Kasus), Kecamatan Karangasem (4 Kasus) Kelurahan Karangasem (2 Kasus) Kelurahan Subagan (1 Kasus), Desa Tegallinggah (1 Kasus), Kecamatan Manggis (2 Kasus), Desa Tenganan (1 Kasus), Desa Sengkidu (1 Kasus), Kecamatan Rendang (1 Kasus), Desa Pempatan (1 Kasus), dan dari Kecamatan Sidemen (1 Kasus) Desa Tangkup (1 Kasus).”Dengan tambahan ini, maka jumlah kasus konfirmasi (positif) di Kabupaten Karangasem meningkat menjadi 1.228 kasus,” Katanya.

Baca juga:  Hari Ini, 4 Zona Merah dan 1 Orange Dominasi Tambahan Kasus COVID-19

Sementara, untuk pasien yang dinyatakan sembuh, jelas Pertama, jumlahnya juga cukup banyak, yakni sebanyak 11 orang. Mereka masing-masing dari Kecamatan Abang (1 Kasus) Desa Abang (1 Kasus), Kecamatan Bebandem (1 Kasus) Desa Bungaya Kangin (1 Kasus), kemudian Kecamatan Karangasem (4 Kasus), yaitu Kelurahan Padangkerta (2 Kasus), Desa Seraya (1 Kasus), Kelurahan Karangasem (1 Kasus), untuk Kecamatan Kubu (1 Kasus) Desa Tianyar Tengah (1 Kasus), Kecamatan Selat (3 Kasus), Desa Selat (2 Kasus), Desa Duda (1 Kasus), dan Kecamatan Sidemen (1 Kasus) dari Desa Tangkup (1 Kasus).

“Dengan tambahan ini, maka jumlah pasien konfirmasi (positif) yang telah sembuh berjumlah 1.111 kasus , sedangkan kasus yang masih perawatan sebanyaj 61. Semoga kedepannya lebih banyak lagi pasien yang sembuh, dan yang positif berkurang,” harapnya.

Baca juga:  Harga Material Melonjak, APBDes Dirombak

Dia menjelaskan, untuk pasien kasus konfirmasi (positif) yang meninggal juga kembali terjadi sebanyak 1 kasus. Warga yang meninggal ini, dari Kecamatan Karangasem. Dengan tambahan satu kasus ini, maka jumlah pasien kasus konfirmasi yang meninggal menjadi berjumlah 56 kasus. “Kalau untuk, pasien kasus suspek / probable tidak ada yang meninggal, sehingga jumlah kasus probable yang meninggal tetap berjumlah 65 kasus,” tegas Pertama. (Eka Prananda/Balipost).

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.