Terduga pelaku saat diamankan. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus pembunuhan Andriana Simeonova asal Slovakia, terus didalami. Saat diinterogasi, pelaku yang tak lain mantan pacarnya, LP, mengakui menusuk leher korban menggunakan pisau hitam kecil.

Bahkan, dari informasi dihimpun, pelaku sudah menyiapkan sajam itu dari tempat kosnya di Jalan Taman Baruna, Jimbaran, Kuta Selatan. Hasil pemeriksaan LP, kata sumber pada Rabu (20/1), awalnya dia datang ke TKP untuk minta maaf ke korban.

Baca juga:  Ini, Kesaksian Tetangga tentang Aktivitas WNA Sebelum Tewas Dibunuh

Ia minta maaf agar tidak dilaporkan ke polisi terkait sepeda motor korban masih dibawanya. “Pelaku berdalih mempersiapkan pisau untuk jaga diri jika ada perlawanan dari korban. Karena antara korban dan pelaku sudah sering ribut,” kata sumber.

Ternyata korban tidak mau memaafkannya sehingga mereka ribut. Korban mengusir pelaku menggunakan sapu ijuk.

Saat itulah pelaku mengambil pisau dari kantong jas hujan dan langsung dipakai menusuk leher korban satu kali. Setelah pisau menancap di leher korban lalu ditarik ke arah kanan. “Pelaku mengaku sakit hati karena korban memutuskan hubungan sepihak,” tegasnya.

Baca juga:  Pengemudi Online Dituntut 3 Tahun

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes. Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan terduga pelaku tersebut. “Sementara masih kita duga (pelaku) dan diperlukan pembuktian-pembuktian. Biar lanjut Kasatreskrim sama Kapolsek Densel akan menjelaskan. Ditreskrimum hanya beri dukungan teknis mengungkapkannya,” ujarnya.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Dewa Anom Danujaya menyampaikan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi maupun alat bukti di lapangan. Kalau lengkap saksi dan barang bukti akan segera dirilis. “Pelaku masih lakukan pendalaman. Kalau sudah lengkap semua terkait peristiwa tersebut, akan dirilis,” tegasnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.