Ilustrasi. (BP/tomik)

TABANAN, BALIPOST.com – Berselang sehari, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kabupaten Tabanan kembali melaporkan dua orang pasien lansia dan komorbid terpapar Covid 19 meninggal dunia. Dan hingga Minggu (20/12), total pasien positif meninggal dunia sebanyak 60 orang, dari total 1.790 kasus positif di kabupaten Tabanan.

Dari data Kordinator Bidang Informasi Publik, I Putu Dian Setiawan, untuk dua lansia yang meninggal kali ini, yakni pasien laki-laki usia 72 tahun asal desa Riang Gede, kecamatan Penebel dengan komorbid gagal ginjal. Dimana pasien bersangkutan mulai sakit dan dirawat di RSUD Tabanan sejak 17 Desember 2020, dalam screaning yang dilakukan pihak rumah sakit atau swab tes pertama dilakukan pada tanggal 18 Desember dan hasilnya positif terpapar Covid19.

Baca juga:  Diduga Terjangkit, Seorang Perawat Relawan COVID-19 Meninggal

Sayangnya, pasien meninggal pada tanggal 19 Desember 2020. Selanjutnya, pasien kedua perempuan usia 66 tahun asal desa Selabih, kecamatan Selemadeg Barat dengan komorbid hepatitis. Pasien kedua ini mulai sakit dan dirawat sejak tanggal 17 Desember 2020, dan meninggal dunia 18 Desember 2020. “Lansia dan komorbid kembali menambah jumlah pasien meninggal untuk kasus Covid-19, kini sudah 60 orang meninggal,” ucapnya dikonfirmasi Minggu (20/12).

Ditengah berita duka tersebut, Satgas juga melaporkan berita baik, dimana sebanyak 33 orang pasien yang terpapar Covid-19 di nyatakan sembuh. Pasien tersebut selama ini di isolasi di Karantina Hotel P sebanyak 28 orang, RSUD Tabanan sebanyak 2 orang, Bapelkesmas sebanyak 1 orang dan melakukan isolasi mandiri sebanyak 2 orang. “Yang masih menjalani perawatan ada 121 orang, dimana total sembuh sampai saat ini 1.609,” terangnya.

Baca juga:  Pasien Positif COVID-19 di Jepang Melonjak Lampaui 10.000 Orang

Putu Dian Setiawan menambahkan, meski angka sembuh meningkat tajam, namun masyarakat tetap diimbau jangan kendur disiplin melakukan 3M (wajib masker, cuci tangan, jaga jarak). Karena virus masih tetap ada, dan kini banyak yang terpapar dengan tanpa gejala yang wajib diwaspadai, baik oleh lansia ataupun anak-anak, serta mereka yang rentan lantaran sudah memiliki penyakit bawaan. Dimana untuk tambahan kasus per Minggu sore sebanyak 16 orang dan sudah di isolasi masing-masing di Hotel P sebanyak 13 orang, RSUD Tabanan sebanyak 1 orang dan Isolasi Mandiri sebanyak 2 orang.

Baca juga:  Terbukti Mencuri, Oknum Pilot Dituntut Lima Bulan

Selain itu, Satgas kesehetan juga terus melakukan gerak kesehatan kuratif dan rehabilitatif seperti promkes dikes melalui akun media sosialnya yang terus mengingatkan masyarakat untukk selalu peduli, dan mengikuti protokol kesehatan, dengan upload video Peduli dan KOMINFO Tabanan melalui akun media social facebook menayangkan video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) terkait vaksin, dalam penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. “Sosialiasi terus gencar dilakukan disamping pelaksanaan 3T secara massif,” pungkasnya. (Puspawati/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *