Ilustrasi. (BP/Suarsana)

DENPASAR, BALIPOST.com – Korban jiwa COVID-19 Bali kembali bertambah. Sudah hampir sepekan Bali terus melaporkan korban meninggal akibat penyakit ini.

Pada Kamis (26/11), jumlah korban jiwa yang dilaporkan Bali lebih banyak dari sehari sebelumnya. Tercatat 5 kasus meninggal dilaporkan.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Gianyar yang menyumbangkan korban jiwa terbanyak dengan jumlah 2 orang. Sisanya tiga orang dilaporkan 3 kabupaten, yakni Tabanan, Badung, dan Buleleng.

Kumulatif kasus kematian COVID-19 Bali kini mencapai 423 orang. Rinciannya 420 WNI dan 3 WNA.

Baca juga:  Bupati Artha Berikan Bantuan Warga Terkena Musibah Kebakaran di Lelateng

Untuk korban meninggal pertama, merupakan seorang laki-laki. Diantara kelima pasien meninggal, warga dari Gianyar ini merupakan yang termuda, berusia 38 tahun.

Pasien masuk RSU Ari Canti pada 12 November. Dikonfirmasi positif pada 13 November dan dirujuk ke RSUP Sanglah pada 18 November. Meninggal pada 25 November dengan komorbid tidak diketahui.

Pasien kedua juga asal Gianyar, berumur 57 tahun. Masuk ke RSUD Sanjiwani pada 14 November dan terkonfirmasi 15 November.

Baca juga:  Ini Jumlah Kebutuhan APD Yang Dimohonkan KPU Karangasem

Dirujuk ke RSUP Sanglah pada dan meninggal pada 25 November. Komorbidnya juga tidak diketahui.

Pasien ketiga berjenis kelamin laki-laki berasal dari Buleleng. Pasien berusia 66 tahun ini masuk RSU Kertha Usada pada 23 November. Diketahui positif pada 24 November dan meninggal pada hari itu juga. Komorbidnya penyakit liver kronis.

Pasien meninggal keempat berusia 80 tahun berjenis kelamin laki-laki. Almarhum asal Tabanan masuk ke BRSU Tabanan pada 24 November.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Lampaui 2.000 Orang, Jakarta Masih Alami Lonjakan

Diketahui positif COVID-19 pada keesokan harinya dan meninggal hari itu juga. Penyakit penyerta adalah Diabetes Melitus Tipe II.

Pasien meninggal terakhir berdomisili di Badung. Pria berusia 52 tahun ini masuk RSU Bali Jimbaran pada 17 November.

Diketahui positif pada 18 November dan meninggal pada 23 November. Komorbidnya tidak diketahui. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.