Gempa mengguncang wilayah Karangasem dengan mangnitudo kecil namun terjadi puluhan kali sejak Selasa (6/1) hingga Rabu dini hari (7/1). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Aktivitas gempa bumi dengan magnitudo kecil terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), rentetan gempa yang berlangsung sejak Selasa (6/1) pagi hingga Rabu (7/1) dini hari itu mencapai puluhan kali.

BMKG mencatat sekitar 20 kejadian gempa dengan magnitudo berkisar antara 1,2 hingga 2,7. Pusat gempa umumnya berada di laut Tenggara hingga Timur Karangasem, dengan kedalaman bervariasi mulai dari 10 kilometer hingga 47 kilometer.

Baca juga:  Diguyur Hujan, Tembok Rumah dan Penyengker Roboh

Gempa dengan magnitudo terbesar tercatat pada Selasa (6/1) pukul 18.56 WIB, berkekuatan M 2,7 dengan pusat gempa sekitar 29 kilometer Tenggara Karangasem dan kedalaman 33 kilometer. Sementara aktivitas gempa berlanjut secara sporadis hingga Rabu dini hari.

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa rangkaian gempa tersebut tergolong gempa dangkal hingga menengah dan merupakan bagian dari aktivitas seismik di wilayah Bali dan sekitarnya yang memang cukup aktif.

Baca juga:  Masyarakat Bali Diminta Waspadai Cuaca Buruk hingga 23 Maret 2025

“Magnitudo gempa relatif kecil dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” ujar Cahyo Nugroho dalam keterangannya, Rabu (7/1).

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat rentetan gempa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi bangunan tempat tinggal tetap aman dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun kekuatannya diperkirakan kecil. (Ketut Winata/balipost)

Baca juga:  Indonesia Turunkan 3 Atlet Soft Tennis
BAGIKAN